SANGGAU, Mediapriangan.com - Operasi pencarian udara yang menegangkan di wilayah Kalimantan Barat berakhir dengan kabar duka.
Helikopter Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan Perbukitan Sanggau.
Berdasarkan data terkini, seluruh awak dan penumpang yang berjumlah delapan orang dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Penemuan puing pesawat dan para korban ini mengakhiri spekulasi yang sempat viral di jagat maya sejak Kamis kemarin.
Medan yang sangat berat dan lokasi jatuhnya armada di puncak bukit menjadi tantangan utama bagi tim pencari.
Kepala Kantor SAR Kelas A Pontianak, I Made Junetra, mengungkapkan bahwa pihaknya harus menerapkan strategi khusus karena titik koordinat jatuhnya pesawat berada pada area dengan elevasi tinggi dan vegetasi rapat.
"Proses evakuasi dimulai dengan pengangkatan korban dari puing-puing helikopter yang berhasil diselesaikan pada pukul 22.00 WIB," kata Junetra dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor, Pemadaman 7 Jam Ungkap Beratnya Proses Evakuasi
Setelah berhasil diangkat dari reruntuhan Helikopter PK-CFX, tim gabungan memulai proses penurunan jenazah yang memakan waktu sepanjang malam.
Perjalanan dari puncak Perbukitan Sanggau menuju posko utama dilakukan dengan sangat hati-hati demi keamanan personel dan penghormatan terhadap jenazah.
"Selanjutnya, tim melaksanakan penurunan korban dari lokasi puncak bukit menuju Posko Lapangan SAR Gabungan," tambah Junetra menjelaskan tahapan lanjutan operasi tersebut.
Seluruh jenazah baru tiba di posko lapangan pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah itu, delapan unit ambulans yang telah bersiaga langsung membawa para korban menuju titik transit di Markas Yonif 642/Kapuas Sanggau sebelum diteruskan ke RS Bhayangkara Pontianak.
Baca Juga: Momen Dramatis Damkar Evakuasi Kakek dan Cucu dari Kebakaran Laundry di Bandung, Warga Sempat Panik