Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama, mulai dari penyelenggaraan pelatihan vokasi, pengembangan kurikulum, penyediaan tenaga pelatih, pengelolaan program pemberdayaan masyarakat, publikasi kegiatan, kampanye komunikasi, hingga monitoring dan evaluasi program.
Kolaborasi ini juga membuka peluang pengelolaan dana CSR dan filantropi, pengembangan platform pembelajaran digital, serta penempatan kerja bagi peserta pelatihan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui sinergi tersebut, Promedia Group akan memperkuat publikasi berbagai kegiatan sosial melalui jaringan media nasional yang dimilikinya.
Di sisi lain, Manava Collective akan menghadirkan pengalaman panjang dalam mengembangkan ekosistem pemberdayaan masyarakat sehingga kolaborasi ini mampu menciptakan dampak sosial yang lebih luas.
Kedua organisasi berharap kerja sama tersebut menjadi contoh sinergi antara industri media dan organisasi sosial dalam memperluas akses pelatihan vokasi, mengoptimalkan program CSR, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta melahirkan masyarakat Indonesia yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing.***