JAKARTA, Mediapriangan.com - Kabar gembira bagi para lulusan perguruan tinggi yang tengah memburu pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menyiapkan Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026.
Tak main-main, sekitar 70 ribu lowongan magang disiapkan untuk Batch 3. Program ini ditujukan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi lulusan perguruan tinggi agar bisa merasakan langsung pengalaman bekerja di dunia industri.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjadi salah satu narasumber utama yang memastikan keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, perusahaan mitra memiliki peran penting dalam menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Penyelenggara diharapkan menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga peserta nantinya memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang sesuai dengan lingkungan kerja,” kata Yassierli.
Baca Juga: 25 Pati Polri Bergeser, Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab, Sejumlah Kapolda Ikut Berganti
Jangan Salah Tanggal, Ini Titi Mangsa MagangHub Batch 3
Bagi calon peserta, ada sejumlah tahapan penting yang perlu dicermati.
Rangkaian Batch 3 telah dimulai pada 28 September 2026, yakni melalui pendaftaran perusahaan calon mitra penyelenggara. Tahapan tersebut berlangsung hingga 22 Oktober 2026.
Selanjutnya, proses verifikasi calon mitra dilakukan pada 28 September–23 Oktober 2026. Setelah itu, Kemnaker menjadwalkan penetapan mitra penyelenggara sekaligus penayangan lowongan pada 26–27 Oktober 2026.
Sementara pendaftaran peserta dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, setelah lowongan tersedia. Peserta kemudian mengikuti proses seleksi sebelum program ditargetkan mulai berjalan pada November 2026.
Artinya, para pencari kerja sebaiknya mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Jangan menunggu lowongan muncul baru membuat akun, memperbarui CV, atau mengumpulkan dokumen.
Baca Juga: Wartawan Disebut Nyawa Negara, Lalu Bagaimana Nasib Mereka?
Target 70 Ribu Lowongan
Kemnaker menyiapkan sekitar 70 ribu lowongan untuk Batch 3. Jumlah tersebut menjadi bagian dari target pemerintah memperluas kesempatan pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi.