Kebijakan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dipahami calon mitra agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku dapat mempercepat pembukaan dapur di luar proses resmi.
“Saat ini BGN hanya fokus untuk membuka dapur di wilayah 3T dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi. Kami juga tidak pernah meminta sepeser uang pun kepada calon mitra BGN untuk melakukan proses pembukaan dapur,” jelas Tysa.
Pernyataan itu menegaskan bahwa proses pembukaan dapur SPPG tidak dipungut biaya oleh BGN. Calon mitra perlu memastikan keabsahan setiap dokumen dan informasi yang diterima, khususnya jika disertai permintaan pembayaran.
Kasus Penipuan Sudah Ditindaklanjuti Aparat
BGN menyatakan dugaan penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut telah ditindaklanjuti oleh aparat berwenang. Langkah hukum ini ditempuh menyusul adanya modus penawaran pembukaan dapur secara cepat yang berpotensi merugikan calon mitra.
“Peristiwa penipuan ini pun sudah ditindaklanjuti oleh aparat berwenang,” tegas Tysa.
Dalam keterangan yang sama, BGN turut membagikan foto yang diduga berkaitan dengan praktik penipuan tersebut. Foto itu memperlihatkan sejumlah orang mengenakan seragam biru beratribut BGN saat mendatangi sebuah SPPG.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memeriksa keaslian identitas petugas dan dokumen yang ditunjukkan sebelum mengambil keputusan atau menyerahkan uang.
“Oleh karena itu harus selalu waspada dengan modus penipuan yang mengatasnamakan BGN,” pungkasnya.***