Selesai pelatihan, ia diangkat sebagai shudanco (komandan kompi) di Sidoarjo, meski sejatinya kemampuan Moestopo melebihi kemampuan seorang shudanco.
6. Mayjen Sungkono (1911-1977)
Mayjen Sungkono lahir pada tanggal 1 Januari 1911 di Purbalingga Kidul Kabupaten Purbalingga. Ia merupakan komandan BKR yang termasuk pejuang tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945.
Namanya begitu harum di Jawa Timur, karena Mayjen Sungkono tidak hanya sekedar berteriak-teriak memberi komando lewat radio, tetapi juga memimpin langsung pertempuran yang sedang berkobar hebat di seluruh kota.
Ia terus memimpin pertempuran hingga Surabaya mendapat julukan "kota pahlawan".***