Hari Pahlawan 2022, Tidak Hanya Bung Tomo, Ini Dia Tokoh-tokoh Pejuang Pertempuran Surabaya 10 November 1945

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 7 November 2022 | 10:19 WIB
Mobil Buick Brigadir Jenderal Mallaby. Kematian Mallaby ini menjadi alasan bagi pasukan Inggris untuk menggempur rakyat Surabaya. Akhirnya, meletuslah peristiwa Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945. (Tangkapan layar laman wikipedia)
Mobil Buick Brigadir Jenderal Mallaby. Kematian Mallaby ini menjadi alasan bagi pasukan Inggris untuk menggempur rakyat Surabaya. Akhirnya, meletuslah peristiwa Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945. (Tangkapan layar laman wikipedia)

Pada tanggal 9 November pukul 23.00 WIB, Gubernur Suryo kemudian membacakan keputusan akan menghadapi sekutu hingga titik darah penghabisan. Pidato Gubernur Suryo itu kemudian dikenal dengan 'Komando Keramat'.

3. KH. Hasyim Asy'ari (1871-1947)

KH Hasyim Asy'ari lahir di Jombang, 14 Februari 1871. Ia meninggal di Jombang, 21 Juli 1847 pada usia 76 tahun. Tokoh pendiri NU itu dimakamkan di komplek makam keluarga di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuiren

Beliau termasuk tokoh Pertempuran Surabaya yang juga memiliki peran besar. Perannya dalam Pertempuran Surabaya 10 November berawal dari fatwa 'Resolusi Jihad' yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.

Baca Juga: Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan 2022, Cek Susunan Prosesinya

Fatwa itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang kemudian melahirkan peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

4. HR Mohammad Mangoendiprodjo (1905-1988)

HR Mohammad Mangoendiprodjo (Januari 1905-13 Desember 1988) adalah seorang pejuang kemerdekaan dan perwira militer Indonesia yang ikut serta dalam Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Pimpinan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang berperan sebagai wakil Indonesia dalam kontak biro dengan pasukan Inggris di Surabaya.

Baca Juga: Hening Cipta Serentak 60 Detik, Pada Peringatan Hari Pahlawan 2022, Begini Petunjuk Pelaksanaannya

Mengalami peristiwa dramatis, bahkan membahayakan nyawanya. Untuk mencegah pasukan Inggris yang menduduki gedung Bank Internatio menembaki masa yang mengadakan pengepungan.

5. Mayjen Moestopo (1913-1986)

Prof. Dr. Moestopo merupakan Mayjen TNI yang lahir pada tanggal 13 Juni 1913 di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, seperti dilansir situs resmi DPAD Jogja.

Mayjen Moestopo juga termasuk dalam tokoh Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. Pada masa pendudukan Jepang, Moestopo mengikuti pelatihan tentara Pembela Tanah Air (Peta) angkatan kedua di Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: 10 Link Download Twibbon Hari Pahlawan 2022, Desain Dengan Tema Pahlawanku Teladanku. Resmi dan Keren!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X