Lagu Mengheningkan Cipta Dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan 2022, Ternyata Begini Asal Usulnya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 10 November 2022 | 06:35 WIB
Mengheningkan cipta ini pertama kali dilakukan oleh Presiden RI Soekarno saat upacara peringatan Hari Pahlawan di Ambon pada tahun 1958. (Tangkapan layar Youtube.com/Restu Alam Hikmah)
Mengheningkan cipta ini pertama kali dilakukan oleh Presiden RI Soekarno saat upacara peringatan Hari Pahlawan di Ambon pada tahun 1958. (Tangkapan layar Youtube.com/Restu Alam Hikmah)

Lirik lagu Mengheningkan Cipta

Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara
Nan gugur remaja diribaan bendera
Bela nusa bangsa
Kau kukenang wahai bunga putra bangsa
Harga jasa
Kau cahaya pelita
Bagi Indonesia merdeka.

Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2022 Terbaru, Cocok Dibagikan Ke FB, IG hingga Whatsapp Pada 10 November 2022

Makna Lagu Mengheningkan Cipta

Lagu Mengheningkan Cipta ini karya dari Truno Prawit yang monumental, karena lirik lagunya mengandung makna yang dalam.

Maka tak heran Presiden RI Soekarno memilih Lagu "Mengheningkan Cipta" ini, saat peringatan Hari Pahlawan di Ambon tahun 1958.

Lirik yang mengandung makna yang dalam, misalnya dalam lirik “Nan gugur remaja diribaan bendera” dan “Bela nusa bangsa”.

Baca Juga: Di Momentum Hari Pahlawan 2022, 17 Pesan Para Pahlawan Ini, dapat dijadikan Caption Pada 10 November 2022

Lirik ini menunjukkan bahwa pahlawan adalah orang yang gugur demi menegakkan bendera negara dan demi membela nusa-bangsa Indonesia.

Dalam lirik tersebut, Prawit menyampaikan, sosok “pahlawan sejati” adalah seseorang yang gagah dan berani, serta rela mengorbankan apa pun untuk sebuah kebenaran, yakni membela nusa dan bangsa.

Kemudian pada dua lirik di akhir lagu, “Kau Cahya pelita” dan “Bagi Indonesia merdeka”.

Baca Juga: 10 Link Download Twibbon Hari Pahlawan 2022, Desain Dengan Tema Pahlawanku Teladanku. Resmi dan Keren!

Dalam dua lirik tersebut menggambarkan para pahlawan bagaikan lampu yang memberikan cahaya dan dengan cahaya lampu tersebut, mereka mampu menuntun Indonesia menjadi negara yang merdeka.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X