Patrick Kluivert Dari Belanda Digadang Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini 3 Perbandingan Kariernya dengan Shin Tae-yong

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 7 Januari 2025 | 09:51 WIB
Potret calon pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan mantan juru taktik Garuda Shin Tae-yong.   (Instagram.com /@shintaeyong7777 - @patrickkluivert9)
Potret calon pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan mantan juru taktik Garuda Shin Tae-yong. (Instagram.com /@shintaeyong7777 - @patrickkluivert9)

"Kontrak 2 tahun ditambah opsi 2 tahun, presentasi akan dilakukan pada tanggal 12 Januari 2025 di Indonesia. Tujuannya adalah mencapai kualifikasi Piala Dunia," pungkasnya.

Berkaca dari hal itu, menarik untuk ditilik perbandingan karier kepelatihan Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert. Berikut ini ulasan selengkapnya

Berpengalaman Sebagai Pemain

Dilansir dari Transfermarkt, kedua pelatih itu pernah menjadi pemain sepak bola kenamaan pada masanya.

Kluivert yang berkarier sebagai striker bergelimang gelar bersama Ajax Amsterdam, Barcelona, dan PSV Eindhoven.

Baca Juga: 5 Fakta Performa Fisik Pemain Timnas Indonesia yang Meningkat, Kecerdikan Pelatih Shin Sang Gyu Sesuaikan Taktik STY

Selain ketiga klub itu, Kluivert juga pernah berseragam AC Milan, Newcastle United, Valencia, dan Lille.

Sementara STY berposisi sebagai gelandang serang dan menjadi salah satu pilar utama yang membawa Ilhwa Chunma meraih tiga gelar K-League berturut-turut.

Pria asal Korsel itu juga pernah terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) K-League, dan juga memenangkan Asian Club Championship.

Baca Juga: 3 Prestasi Timnas Indonesia di Bawah STY, Dari Piala Asia U-23 hingga Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026!

Karier Kepelatihan di Klub

Kluivert memulai karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di AZ Alkmaar pada tahun 2008.

Pelatih asal Belanda itu juga mencoba peruntungan dengan melatih Brisbane Roar di Liga Australia pada Januari 2010.

Tidak berselang lama, Kluivert kembali ke Belanda untuk menjadi asisten pelatih NEC Nijmegen pada Agustus 2010.

Pencapaian trofi pertamanya justru kala menangani Twente U-21 dengan menjuarai Beloften Eredivisie 2011-2012.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X