Kedua, Irak harus menaklukkan Arab Saudi dengan selisih satu gol. Kondisi ini akan membuat ketiga tim memiliki poin sama dan membuka peluang Indonesia melangkah lebih jauh.
“Kita hanya perlu melihat kembali permainan,” ujar Jay, meyakinkan bahwa Garuda masih memiliki taji untuk melawan tim besar.
Pengakuan dari Kubu Lawan
Pelatih Arab Saudi, Herve Renard, turut mengakui ketangguhan Timnas Indonesia. “Saya mengenal tim Indonesia dengan baik. Mereka meninggalkan rasa pahit di hati kami saat kami menghadapi mereka di kandang sebelumnya,” ucap Renard.
Ia menyebut kemenangan dramatis 3-2 bukanlah hasil yang mudah. “Kami kebobolan lebih dulu, tapi reaksi kami luar biasa. Saya tidak ingat kapan terakhir kali kami menciptakan begitu banyak peluang,” lanjutnya.
Renard juga menegaskan, persaingan di Grup B belum berakhir. “Tidak ada yang akan memberi kami tiket lolos begitu saja. Kami harus berjuang sendiri dengan keyakinan penuh,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Tantang Nasib di Round 4, Protes Wasit Ditolak, Skema Bola Mati Jadi Jurus Andalan Patrick Kluivert
Wasit Kontroversial Ahmad Al Ali Kembali Pimpin Laga Indonesia vs Arab Saudi, Netralitas Jadi Sorotan Jelang Duel
Skenario Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026, Jalan Terjal Garuda dan Pesan Emosional Jay Idzes
Daftar Pemain Rajawali O2C di Final Four Livoli 2025, Myrasuci Jadi Tumpuan, Megawati Bikin Persaingan Makin Panas
Megawati Hangestri Tampil Penuh di Final Four Livoli 2025 Lawan Petrokimia, Obati Rindu Fans Meski Bank Jatim Tumbang
Megawati Hangestri Jadi Top Skor di Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Petrokimia Tumbangkan Bank Jatim 3-1