Sejumlah spike Naisya lolos dari blok lawan, memanfaatkan perhatian pertahanan Filipina yang lebih fokus kepada Megawati Hangestri. Naisya bahkan mencatatkan service ace melalui penempatan servis yang tepat.
Performa tersebut melengkapi perjalanan Naisya yang melejit bersama O2C di Livoli Divisi Utama 2025 dan memperkuat Indonesia U18 di Asian Youth Games 2025.
Di usia yang masih sangat muda, ia menjadi pemain dengan jalur promosi paling cepat ke skuad Timnas Voli Putri Indonesia.
Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Tersingkir di Semifinal SEA Games 2025 Usai Ditaklukkan Thailand
Chelsa Berliana Nurtomo juga tampil menonjol. Middle blocker berusia 18 tahun dengan tinggi 189 cm ini beberapa kali sukses meredam serangan lawan.
Bahkan, poin penentuan kemenangan Indonesia dicetak melalui blok Chelsa Berliana yang memastikan medali perunggu SEA Games 2025.
Kepercayaan pelatih memasang Chelsa Berliana lebih sering dibandingkan pemain senior Rika Dwi Latri menjadi sorotan tersendiri.
Pengalaman Chelsa Berliana di Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 2025 dan Asian Youth Games turut membentuk mentalnya, termasuk saat memperkuat Popsivo Polwan di Proliga.
Di posisi setter, Ajeng Nur Cahaya mengejutkan publik. Pemain berusia 19 tahun ini dipercaya mengisi posisi utama, menggeser Arneta Putri Amelian yang selama ini dikenal sebagai setter langganan Timnas Voli Putri Indonesia.
Ajeng mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan distribusi bola yang rapi dan tenang. Umpan-umpannya ke Megawati Hangestri kerap membuat blok lawan kehilangan arah, hingga sang kapten sukses mengoleksi hampir 30 poin dalam pertandingan tersebut.
Sementara di sektor libero, Indah Guretno tampil konsisten sepanjang SEA Games 2025. Pemain 19 tahun itu hampir mengisi seluruh set dan menunjukkan kelincahan, semangat juang, serta kualitas servis yang mendapat banyak pujian.
Pengalaman Indah di level internasional U21, Proliga, dan Livoli bersama klub seperti Jakarta Pertamina Fastron dan Surabaya Bank Jatim menjadi modal penting dalam penampilannya di Thailand.
Medali perunggu SEA Games 2025 menjadi bukti bahwa Timnas Voli Putri Indonesia tidak hanya bertumpu pada Megawati Hangestri Pertiwi sebagai bintang utama, tetapi juga berhasil menyiapkan fondasi regenerasi yang kuat untuk masa depan.***
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Bidik Kemenangan atas Myanmar, Ingatkan Realitas Persaingan SEA Games 2025
Megawati Hangestri Antar Timnas Voli Putri Indonesia Lolos Semifinal SEA Games 2025 Usai Bekuk Myanmar
Timnas Voli Putri Indonesia Tempel Vietnam di Klasemen Grup B SEA Games 2025 Usai Menang 3-0
Indonesia vs Vietnam Hari Ini, Duel Penentu Juara Grup Demi Menghindari Thailand di Semifinal SEA Games 2025
Megawati Hangestri Pimpin Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025, Cek Jadwal Pertandingan dan Live Streaming
Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Vietnam, Kalah 0-3 pada Laga Grup SEA Games 2025