Pengamat sepak bola nasional, Bung Ropan, menilai Piala AFF 2026 sebagai momen penting yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
Ia menegaskan bahwa kegagalan demi kegagalan di masa lalu harus dijadikan pelajaran bagi Timnas Indonesia dan John Herdman.
"Sudah 30 tahun kita tidak pernah juara, hanya 6 kali masuk ke final," ungkap Ropan sebagaimana dilansir dari Kanal YouTube Bung Ropan, pada Kamis, 15 Januari 2026.
"Jadi (Piala AFF 2026) ini yang dibidik (Herdman)," terangnya.
Ropan juga menyoroti anggapan sebagian publik yang meremehkan Piala AFF 2026.
"Meskipun orang bilang ini piala 'ciki' atau yang tidak bergengsi, tapi sebenarnya ini piala kebanggaan bagi sepak bola di Asia Tenggara," tuturnya.
"Piala AFF ini diperebutkan oleh tim-tim nasional di Asia Tenggara. Jadi kita juga harus meraih itu," tegas Ropan.
Lebih lanjut, Ropan menilai Piala AFF 2026 akan menjadi ujian pertama John Herdman setelah pelatih-pelatih sebelumnya gagal membawa Timnas Indonesia menjadi juara.
"Dan ini sudah diupayakan oleh berbagai pelatih, termasuk Shin Tae-yong, hampir 5 tahun melatih, tapi gagal juga," sebut Ropan.
"Nah sekarang John Herdman, kompetisi ini akan menjadi tantangan pertama bagi dia untuk membawa Timnas Indonesia juara di AFF," tambahnya.
Terkait potensi grup neraka di Piala AFF 2026, Ropan menilai Timnas Indonesia tidak perlu gentar.
Artikel Terkait
John Herdman Tiba 12 Januari 2026, PSSI Pastikan Pelatih Baru Timnas Indonesia Tinggal dan Bekerja Penuh di Tanah Air
Proliga 2026, Gresik Petrokimia Dominan, Medan Falcons Kembali Tumbang di Pekan Perdana, Cek Klasemen Terbaru
Prediksi Proliga 2026, Jakarta Electric PLN Mobile Tantang Jakarta Livin Mandiri di Duel Panas Seri Pontianak
Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata, Adu Bintang Penentu Puncak Klasemen Proliga 2026 Seri Pontianak
Proliga 2026, Jakarta Electric PLN Gagalkan Comeback Livin Mandiri, Megawati Hangestri Tetap Jadi Sorotan
Jakarta Electric PLN Mobile Hentikan Jakarta Livin Mandiri dan Kuasai Puncak Klasemen Sementara Proliga 2026
Proliga 2026 Seri Pontianak Berakhir, Jakarta Popsivo Polwan Tekuk Bandung BJB Tandamata, Puncaki Klasemen Sementara
PSSI Tunda Perkenalan John Herdman, Gaya Main Pelatih Baru Timnas Indonesia Disebut Fleksibel