GRESIK, Mediapriangan.com - Putaran pertama Proliga 2026 resmi berakhir pada Jumat, 30 Januari 2026. Sebanyak 21 pertandingan telah dimainkan oleh tujuh tim putri sejak seri Pontianak, Medan, Bandung, hingga dua laga penutup di Gresik.
Rangkaian panjang ini bukan sekadar menutup separuh kompetisi, tetapi juga membuka peta kekuatan nyata menuju fase berikutnya. Di antara seluruh peserta, satu nama mencuat paling kuat.
Gresik Phonska Plus menutup Putaran 1 Proliga 2026 tanpa satu pun kekalahan. Enam kemenangan beruntun, dengan hanya empat set hilang, menjadikan Gresik Phonska Plus sebagai tolok ukur baru persaingan musim ini.
Kemenangan dramatis lima set atas Jakarta Livin Mandiri pada laga penutup bukan sekadar hasil, melainkan simbol konsistensi. Dalam tekanan, Gresik Phonska Plus tetap mampu menjaga ritme permainan, ketahanan mental, dan kedalaman skuad.
Faktor inilah yang membuat mereka bukan hanya unggul secara angka, tetapi juga secara kualitas permainan.
Secara statistik, dominasi Gresik Phonska Plus di Proliga 2026 terlihat jelas. Mereka mengoleksi 17 poin dari enam laga, unggul cukup jauh dari para pesaing terdekat.
Namun yang lebih penting, mereka tidak bergantung pada satu nama. Distribusi poin merata, rotasi berjalan efektif, dan transisi bertahan ke menyerang menjadi senjata utama sepanjang Putaran 1 babak regular Proliga 2026.
Dinamika Persaingan di Balik 21 Laga Putri
Jika ditarik lebih luas, 21 pertandingan Putaran 1 Proliga 2026 putri menghadirkan cerita berbeda di tiap tim. Jakarta Pertamina Enduro tampil stabil dan konsisten, meski masih kesulitan menembus dominasi Gresik Phonska Plus.
Jakarta Electric PLN menunjukkan daya saing tinggi, namun inkonsistensi di laga krusial membuat mereka tertahan di posisi ketiga. Bandung BJB Tandamata menjadi tim dengan performa paling fluktuatif.
Mereka mampu menundukkan tim papan atas, tetapi juga kehilangan poin penting yang membuat posisi klasemen tak bisa naik signifikan.
Sementara Jakarta Livin Mandiri dan Jakarta Popsivo Polwan masih mencari kestabilan permainan, Medan Falcons harus menghadapi kerasnya adaptasi di level tertinggi kompetisi.
Artikel Terkait
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Kalahkan Jakarta Electric PLN Mobile, Kukuh di Puncak Proliga 2026
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Tak Terbendung, Bungkam Bandung BJB Tandamata di Penutup Proliga 2026 Seri 3
Oleksandra Bytsenko Koleksi 20 Poin, Bandung BJB Tandamata Takluk di Laga Panas Proliga 2026
Tak Terkalahkan di Putaran Pertama Proliga 2026, Jakarta LavAni Livin Transmedia Tunjukkan Dominasi
Jakarta Pertamina Enduro Amankan Runner-up Proliga 2026, Megawati Hangestri Siap Hadapi Jadwal Seri Gresik
Seri Gresik Akan Jadi Penutup Putaran 1 Proliga 2026, Phonska Plus Kokoh di Puncak Dibayangi Pertamina Enduro
Top Skor Proliga 2026 Putri, Pemain Asing Masih Dominan, Megawati Hangestri Jadi Penantang Lokal, Cek Daftarnya!
Terjepit di Papan Bawah Proliga 2026, Jakarta Livin Mandiri Datangkan Weronika Szlagowska dari Polandia