Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro berambisi membalas kekalahan sekaligus mengirim pesan bahwa Megawati Hangestri dan rekan-rekannya siap berbicara banyak di fase krusial Proliga 2026.
Laga yang digelar di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, pada 26 Februari 2026 ini bukan sekadar perebutan poin.
Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus menjadi pertarungan strategi Alessandro Lodi melawan determinasi Megawati Hangestri.
Dengan tiket Final Four sudah di tangan, duel ini justru sarat pembuktian. Apakah tangan dingin Alessandro Lodi kembali membawa Gresik Phonska Plus kokoh di puncak Proliga 2026, atau Megawati Hangestri menjawab keraguan dan memimpin Jakarta Pertamina Enduro menuju tahta klasemen.
Jawabannya akan terungkap di lapangan, dalam Big Match yang dipastikan menyita perhatian publik voli nasional.***
Artikel Terkait
Proliga 2026 Seri Bogor Tayang Langsung dari Padepokan Voli Sentul, Ini Cara Nonton Live dan Jadwal Lengkapnya
Laga Perdana Proliga 2026 Seri Bogor, Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata Jadi Penentu Peluang
Proliga 2026 Seri Bogor, Madeline Guillen Kembali Perkuat Bandung BJB Tandamata demi Kejar Tiket Final Four
Hasil Proliga 2026 Putri, Jakarta Popsivo Polwan Jaga Asa Pemburuan Final Four, Bandung BJB Tandamata Tersingkir
Tenang tapi Mematikan, Annie Michem Bawa Phonska Plus Tekuk Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026 Putri
Jakarta Electric PLN Mobile di Ujung Tanduk, Neriman Ozsoy Terancam Gagal ke Final Four Proliga 2026