TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - PSSI Kota Tasikmalaya menggelar Raker PSSI Kota Tasikmalaya 2026 untuk menyusun dan mematangkan program pembinaan sepak bola selama satu tahun ke depan, Sabtu (28/2/2026).
Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid S.Pd, menegaskan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi sepak bola daerah.
Wahid menekankan, Raker PSSI Kota Tasikmalaya 2026 murni difokuskan pada penyusunan dan pematangan program pembinaan sepak bola yang terarah dan berkelanjutan.
Baca Juga: Masjid Agung Kota Tasikmalaya Berdiri Sejak 1886, Ini Jejak Sejarah dan Filosofi Arsitekturnya
Menurut Wahid, terdapat sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan sepanjang 2026. Di antaranya pelaksanaan pelatihan lisensi pelatih D dan C sebagai langkah peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan.
Wahid menilai peningkatan kapasitas pelatih menjadi kunci dalam mencetak pemain potensial yang mampu bersaing di level provinsi maupun nasional.
Selain itu, PSSI Kota Tasikmalaya akan kembali mengikuti dan menggelar kompetisi Liga Jabar Istimewa untuk kelompok usia 10, 11, dan 12 tahun. Sementara kelompok usia 13 dan 15 tahun dipersiapkan untuk mengikuti ajang Piala Suratin.
"Kompetisi ini dinilai sebagai wadah pembinaan usia muda yang konsisten dan berjenjang, " ujarnya.
Tak hanya fokus pada kompetisi resmi, program pembinaan sepak bola juga diperluas melalui agenda Liga Pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA.
Program ini diharapkan mampu menjaring bakat muda dari lingkungan sekolah serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga.
Lanjut Wahid, Raker PSSI Kota Tasikmalaya 2026 juga menetapkan agenda kompetisi antar kecamatan untuk usia 40 tahun sebagai bentuk perhatian terhadap pesepak bola senior.
Baca Juga: Pemerintah Kota Tasikmalaya Matangkan Aktivasi Bandara Wiriadinata Jadi Bandara Komersil
"Agenda ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari program yang sudah berjalan sebelumnya. Termasuk yang baru saja kita laksanakan, Piala Jabar Istimewa. Jadi ini kesinambungan pembinaan," ujar Wahid.
Artikel Terkait
Erick Thohir Tegaskan PSSI Tak Akan Tunjuk Shin Tae-yong Lagi, Fokus ke Pelatih Baru Demi Masa Depan Timnas Indonesia
Tangis dan Nostalgia Kembali Menggema, Setelah PSSI Pastikan Shin Tae-yong Tak Akan Kembali ke Timnas Indonesia
Gantikan Patrick Kluivert, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia
PSSI Juluki John Herdman Arsitek Level Piala Dunia, Win Rate Pelatih Baru Timnas Indonesia Jadi Sorotan
John Herdman Tiba 12 Januari 2026, PSSI Pastikan Pelatih Baru Timnas Indonesia Tinggal dan Bekerja Penuh di Tanah Air
PSSI Tunda Perkenalan John Herdman, Gaya Main Pelatih Baru Timnas Indonesia Disebut Fleksibel