Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Rabu, 31 Agustus 2022, Untuk Wilayah Tasikmalaya
Pada musim pertamanya, Dybala sukses mencetak 23 gol diseluruh kompetisi dan menjadi juara Serie A bersama Juventus.
Pada 13 Agustus ia mencetak dua gol dalam kekalahan 3-2 dari Lazio di Supercoppa Italiana 2017.
Selain itu, Dybala juga masuk kedalam nominasi Forward of the 2016–17 UEFA Champions League dan 2017 UEFA Best Player of the Year Award.
Baca Juga: Cek Daftar Nama Peserta Lulus SPMB STAN Tahun 2022, Lengkap dengan Cara Daftar Ulang
Pasca memenangkan banyak gelar individu maupun kolektif, Dybala sempat mengalami outform pada musim 2018/19 namun pada musim selanjutnya, Dybala berhasil kembali kedalam performa terbaiknya.
Pada 22 September 2015, Dybala dipanggil untuk pertama kali membela negaranya, Argentina, oleh manajer Gerardo Martino, tetapi penampilan pertamanya adalah pada 13 Oktober 2015.
Menggantikan Carlos Tevez dari bangku cadangan pada menit ke-75 selama Piala Dunia FIFA 2018, pertandingan kualifikasi melawan Paraguay.
Baca Juga: Dukung 30.000 UMKM BUMN Go Online, Kementerian BUMN Berikan Pelatihan Online Gratis
Kala itu banyaknya striker mumpuni di tim senior Argentina, sehingga butuh waktu lebih untuk mendapat tempat pertama dalam skuad Argentina.
Dybala tergabung dalam skuad Argentina untuk Piala Dunia 2018 dan Copa America 2019 namun belum berhasil membawa Argentina menjadi juara.***
Artikel Terkait
Bayern Gagal Ke Semifinal Liga Champions, Benzema Berpeluang Jadi Top Skor
Semifinal Liga Champions 2022 Pertarungan antara Inggris dan Spanyol
Hasil Drawing Liga Champions 2022/23, Berikut Jadwal Pertandingan Lengkap Fase Grup Sampai Final
Liga Italia Serie A: Akselerasi Paulo Dybala Nyaris Hattrick, AS Roma vs Monza Skor Berakhir skor 3-0
AS Roma Vs Monza Skor 3-0, Dybala Jadi Bintang Kemenangan Dengan Gol ke-100 di Serie A