Mediapriangan.com - PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia secara resmi merilis EOS R7 dan EOS R10, kamera mirrorless pertama dari keluarga EOS R yang menggunakan sensor gambar APS-C.
Kekuatan kamera sensor APS-C adalah efek telefoto, yang seolah memiliki built-in extender. Ini akan sangat bermanfaat bagi pengguna yang sering memotret satwa liar dan subjek lain yang membutuhkan focal length panjang. Bidang pandang secara otomatis "diperbesar" sekitar 1,6 kali dari focal length lensa.
Di sisi lain, tidak seperti menggunakan mode crop 1,6x pada kamera EOS R full-frame, pada kamera APS-C perekaman menggunakan resolusi penuh dari sensor gambar. Saat merekam video pada EOS R7, cropping 1,6x APS-C bawaan dapat dikombinasikan dengan mode 4K UHD crop untuk menghasilkan efek tele yang lebih kuat hingga 1,8 kali focal length.
Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy A13, Harga Rp2 Jutaan Dengan Baterai Hingga 2 Hari
Ukuran sensor APS-C yang lebih kecil dari sensor full-frame 35mm memungkinkan kamera dan sistem lensa yang dirancang menjadi lebih kecil, lebih ringan, lebih ringkas, dengan harga yang lebih terjangkau. Jika dibandingkan dengan DSLR yang setara, lensa RF-S yang dipasangkan pada EOR R7 atau R10 dapat mengurangi bobot total hingga 24%.
Selain lensa RF-S yang dikembangkan secara khusus untuk kamera APS-C EOS R, EOS R7 dan EOS R10 juga dapat secara langsung menggunakan lensa RF yang dirancang untuk kamera full-frame. Termasuk untuk lensa EF dan EF-S melalui mount adaptor EF-EOS R.
Kedua kamera tersebut dibekali teknologi sensor CMOS APS-C dan prosesor DIGIC X, EOS R7 dan EOS R10 merupakan kamera Canon pertama yang mewarisi teknologi AutoFocus (AF) pada EOS R3, yaitu EOS iTR AF X.
Baca Juga: Pahami Cara Merawat Baterai Laptop, Agar Awet dan Tidak Cepat Drop
Teknologi ini memanfaatkan kemampuan deteksi subjek berbasis deep-learning yang secara otomatis mendeteksi dan melacak subjek dengan menganalisis data gambar subjek, seperti rona, warna dan bentuk subjek.Dipadukan dengan teknologi Dual Pixel CMOS AF II memberikan pemfokusan otomatis yang sangat cepat, responsif, akurat, bahkan untuk subjek yang bergerak.
Monica Aryasetiawan, selaku Canon Business Unit Director PT Datascrip, mengatakan, Canon terus mengembangkan sistem EOS R sejak diluncurkan pada 2018. Dengan hadirnya EOS R7 dan EOS R10, saat ini sudah ada 7 tipe kamera dan 30 varian lensa yang ada di ekosistem EOS R, ditambah lebih dari 70 lensa EF yang masih bisa digunakan dengan adaptor.
Baik EOS R7 dan EOS R10 mampu melakukan pemotretan beruntun kecepatan tinggi hingga 15 fps dalam mode mekanik, ini hampir setara dengan EOS-1D X Mark III, DSLR andalan Canon, yang memotret hingga 16 fps.
Baca Juga: Inspirasi Foto Prewedding Dengan Tema Keren Tahun 2022, Ada Yang Unik dan Nyentrik
EOS R7 dan EOS R10 dilengkapi beberapa fitur dan teknologi terbaru untuk menyederhanakan alur kerja dan meningkatkan kreativitas. Mode Panorama Shot SCN dan mode Panning SCN memberikan stabilitas gambar yang lebih baik untuk mendapatkan hasil bidikan foto panning yang sempurna.
Selain itu, mode Depth Compositing yang secara otomatis menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar yang memiliki fokus tajam dari subjek yang di depan hingga belakang.
Artikel Terkait
Realme GT Neo 3 Harga Rp 7 Juta Pre-order Mulai 7 Juni 2022, Begini Spesifikasinya
Oppo Reno 8 Series Launching, Ini Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 8 4G dan Oppo Reno 8 5G
Belum Resmi Dirilis, Bocoran iPhone Terbaru Beredar Di Dunia Maya
Vivo Y35 dengan Kamera 50MP Hanya 3 Jutaan, Kapasitas RAM 8 GB Bisa Ditambah Hingga 8 GB