Chef Jepang Ini Punya Ide Jenius di Dapur, Lahirkan Tren Conveyor Belt Sushi yang Kini Mendunia! Deskripsi (maks. 150 karakter):

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 10:53 WIB
Ilustrasi makanan siap saji asal Jepang, Sushi.  (Unsplash.com/SoloSeafood)
Ilustrasi makanan siap saji asal Jepang, Sushi. (Unsplash.com/SoloSeafood)



Mediapriangan.com - Tren menyantap sushi kini semakin praktis dan seru berkat kehadiran sabuk berjalan atau conveyor belt yang menyajikan hidangan langsung ke hadapan pelanggan.

Tapi tahukah Anda, di balik inovasi modern ini, ada sosok visioner asal Jepang yang mencetuskan ide revolusioner di tahun 1958?

Dialah Yoshiaki Shiraishi, seorang chef Jepang yang dikenal sebagai pelopor Kaiten-zushi—konsep sushi berputar yang kini jadi ikon restoran Jepang di seluruh dunia.

Baca Juga: Dadan Hindayana Tegaskan MBG Bebas Korupsi, Dana Langsung Masuk Virtual Account, Diawasi Ketat BPKP!

Dalam restoran Kaiten-zushi, pelanggan bisa duduk di sekeliling jalur melingkar tempat piring sushi berputar terus-menerus.

Mereka tinggal mengambil piring yang diinginkan tanpa perlu menunggu pelayan. Konsep ini membuat pengalaman bersantap lebih cepat, interaktif, dan efisien.

"Dalam bahasa Jepang, 'kaiten' berarti berputar atau berotasi. Artinya, sushi disajikan dalam jalur yang berputar mengelilingi area makan sehingga setiap pelanggan dapat mengambil menu yang mereka inginkan tanpa harus menunggu," demikian keterangan Food Republic yang dikutip pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Baca Juga: Emados Shawarma Buka di Kota Tasikmalaya, Sajikan Ayam Roasted 3 Ekor Cuma Rp99.000 dan Cita Rasa Khas Palestina!

Konsep ini berawal dari masalah yang dihadapi Shiraishi: kekurangan staf di restorannya. Ia ingin menemukan solusi yang memungkinkan pelanggan bisa melayani diri sendiri.

Inspirasi datang saat ia melihat jalur distribusi botol bir di pabrik Asahi. Dari situlah ide conveyor belt lahir.

Dilansir dari Seattle Fish, Shiraishi mengembangkan ide tersebut dan mendirikan restoran pertamanya bernama Mawaru Genroku Sushi di Osaka, Jepang.

Baca Juga: Meriah dan Inklusif, Festival Golo Koe 2025 Siap Guncang Labuan Bajo dengandata:text/mce-internal,textarea_conte Perarakan Akbar dan Puncak Misa Agung

Jalurnya terbuat dari baja tahan karat, dan kursi pelanggan didesain seperti pelana kuda agar tetap nyaman sambil menghadap ke lintasan sushi.

Inovasi ini meledak popularitasnya ketika diperkenalkan dalam ajang Osaka World Expo tahun 1970. Pengunjung dari berbagai negara terpukau dengan cara penyajian yang efisien dan menyenangkan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X