Tempat ini menghadirkan berbagai jenis kupu-kupu sekaligus menjadi sarana edukasi tentang konservasi alam dan kehidupan satwa.
Keberadaan taman kupu-kupu tersebut mampu menghadirkan filosofi kehidupan yang dekat dengan alam.
Metamorfosis kupu-kupu menggambarkan proses perubahan, ketahanan, dan perjuangan sebelum akhirnya tumbuh menjadi makhluk indah dengan warna terbaiknya.
"Nilai itu sejalan dengan semangat ekowisata yang dikembangkan di Curug Cilember, yakni menjaga alam sambil memberikan pengalaman wisata yang menenangkan dan berkesan bagi masyarakat," terang Yuyu.***
Artikel Terkait
Bawa Nama Agus atau Lahir Agustus? Dapat Tiket Gratis Masuk 4 Tempat Wisata Seru Ini, Tanpa Syarat Ribet!
4 Pet Cafe di Bandung yang Cozy untuk Anabul, dari Suasana Jepang Tenang hingga Vibe Asri di Tengah Hutan Pinus
Kunjungi Pura di Jember, Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Wisata Melukat Jadi Penggerak Ekonomi Desa Arjasa
Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Desa Wisata Arjasa Promosi ke Ajang Nasional-Internasional untuk Majukan Ekonomi Jember
4 Cara Jitu Menyusun Itinerary agar Liburan Long Weekend September Lebih Seru, Hemat, dan Anti Bikin Stress
Kunjungan Wisman ke RI Juli 2025 Tembus 1,48 Juta, Australia dan Malaysia Penyumbang Terbesar