"Popularitas inovasi ini semakin melejit ketika Shiraishi memperkenalkannya pada Osaka World Expo tahun 1970.
Pengunjung internasional terpesona dengan konsep praktis tersebut dan mulai mengadaptasinya di berbagai negara," tulis Seattle Fish dalam keterangannya.
Keberhasilan ini membuat Shiraishi membuka lebih dari 240 cabang di seluruh Jepang. Uniknya, ia tak keberatan bila konsepnya ditiru.
Justru, ia senang jika semakin banyak orang bisa menikmati pengalaman makan sushi dengan cara modern ini.
Meski Yoshiaki Shiraishi telah berpulang pada tahun 2001, warisan idenya tetap hidup. Saat ini, conveyor belt sushi menjadi salah satu format restoran paling populer di dunia, bahkan terus berkembang dengan bantuan teknologi digital dan sistem pemesanan otomatis.
Satu ide cerdas dari dapur kecil di Osaka, kini mengubah cara dunia menikmati sushi.***