Tanah Longsor Melanda Kampung Pasir Astana, Kabupaten Garut, BPBD Gerak Cepat dalam Penanganan di Lokasi Kejadian

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 1 Februari 2024 | 21:58 WIB
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Garut telah dikerahkan untuk mengevaluasi kondisi di lokasi longsor.   (Kominfo Garut)
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Garut telah dikerahkan untuk mengevaluasi kondisi di lokasi longsor. (Kominfo Garut)

 

 

Mediapriangan.com - Kampung Pasir Astana, Desa Pasirwaru, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, dilanda tanah longsor sebagai akibat dari hujan deras yang terus mengguyur sejak siang hingga petang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Aah Anwar Saifullah menjelaskan bahwa tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD telah dikerahkan untuk mengevaluasi kondisi di lokasi longsor.

"Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Garut telah dikerahkan untuk mengevaluasi kondisi di lokasi kejadian longsor," ungkap Aah Anwar Saifullah, pada Rabu, 31 Januari 2024, dikutip dari keterangan resminya.

Baca Juga: Pj Bupati Garut Serahkan Bantuan Pangan Beras Cadangan Pangan Pemerintah Pusat di Kabupaten Garut

Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa longsoran tanah dengan lebar sekitar 20 meter dan tinggi 5 meter telah merusak Tembok Penahan Tanah (TPT), menyebabkan kerusakan pada rumah milik Euis (80).

"Longsoran tanah dengan lebar sekitar 20 meter dan tinggi 5 meter telah merusak Tembok Penahan Tanah (TPT), menyebabkan kerusakan pada rumah milik Euis (80)," jelasnya.

Dengan merujuk pada laporan yang diterima, korban yang selamat dari bencana ini telah dievakuasi ke rumah saudaranya yang terletak di Perum Puri Kulsum di bagian timur Limbangan.

Baca Juga: Babancong, Pusaka Arsitektur yang Menceritakan Sejarah dan Kehormatan Bupati Garut

"Korban yang selamat dari bencana ini telah dievakuasi ke rumah saudaranya yang terletak di Perum Puri Kulsum di bagian timur Limbangan," terangnya.

BPBD Kabupaten Garut mencatat bahwa bencana tanah longsor ini tidak hanya merusak satu rumah warga dengan 4 kepala keluarga (KK) dan 8 jiwa, tetapi juga mengancam satu rumah lainnya yang ditempati oleh 1 KK dengan 3 jiwa.

Dalam upaya penanggulangan awal, BPBD Kabupaten Garut bekerja sama dengan pemerintah setempat melakukan asesmen dan memberikan bantuan darurat seperti terpal dan karung kepada korban yang terdampak bencana.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X