Menjelang Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, Lambang Daerah dan Pesona Babancong yang Terabadikan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 29 Januari 2024 | 22:07 WIB
Mengenal lambang daerah dan Babancong menjelang momentum Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut pada 16 Februari 2024.   (Kominfo Garut)
Mengenal lambang daerah dan Babancong menjelang momentum Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut pada 16 Februari 2024. (Kominfo Garut)

 

 

Mediapriangan.com - Kabupaten Garut bersiap merayakan Hari Jadi ke-211 pada 16 Februari 2024, mengajak kita untuk merenungi sejarah yang kaya dan menggali makna dari lambang daerah serta pesona bersejarah Babancong.

Lambang daerah Kabupaten Garut bukan sekadar gambar, melainkan kumpulan makna yang merefleksikan keberagaman daerah ini.

Warganya telah akrab dengan kehadiran lambang ini di berbagai tempat, dari kantor pemerintahan hingga seragam ASN, membawa identitas unik dari daerah yang dikenal sebagai Swiss Van Java.

Baca Juga: Maksimalkan Potensi Pariwisata: Pj Bupati Garut Dorong Tingkatkan Kualitas dan Keamanan Destinasi Wisata Kabupaten Garut

Menggali Makna Lambang Daerah Kabupaten Garut:

Lambang daerah ini telah menetap sejak Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 1981 pada masa kepemimpinan Bupati Garut ke-18, Iman Sulaeman.

Mochamad Satria, sejarawan dan admin Naratas Garoet, menjelaskan perjalanan panjang perubahan logo sejak 1961 hingga 1981.

Baca Juga: KPU Kabupaten Garut Gelar Pelepasan Logistik Pemilu 2024, Pj Bupati Garut: Langkah Menuju Sukses dan Integritas

Perubahan warna bintang, dari merah menjadi kuning emas, diresmikan oleh Ketua DPRD Garut, H. E. Rustama Danuwiria, sebagai respons terhadap dinamika situasi pada 17 Maret 1982.

Elemen-elemen dalam logo, seperti perisai, unsur-unsur alam, dan pita dengan semboyan Tata Tengtrem Kerta Raharja, menciptakan kisah visual tentang kekayaan dan karakteristik Garut.

Simbol Jeruk Garut, meski kini menjadi sekadar pengingat, mengingatkan akan kejayaan Jeruk Garut yang pernah terkenal hingga ke berbagai daerah sekitar tahun 1961.

Baca Juga: Usai Kandas di Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Fokus Kualifikasi Piala Dunia 2026, Cek Jadwal Pertandingan Lengkapnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X