Mengenang Sejarah Garut di Momen Peringatan Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut Pada 16 Februari 2024

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 15 Februari 2024 | 22:10 WIB
Gaya bangunan unik di Garut adalah gabungan antara arsitektur Eropa dan tradisional Sunda, seperti Gedung Kantor Disparbud Kabupaten Garut ini.   (Kominfo Garut)
Gaya bangunan unik di Garut adalah gabungan antara arsitektur Eropa dan tradisional Sunda, seperti Gedung Kantor Disparbud Kabupaten Garut ini. (Kominfo Garut)

 

 

Mediapriangan.com - Menjelang Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut pada 16 Februari 2024, keindahan alam dan peninggalan kolonial membuat Garut tetap menjadi tujuan pariwisata yang menarik.

Warjita, seorang sejarawan dan budayawan Garut, mengungkapkan daya tarik Garut bagi orang Eropa sudah sejak zaman kolonial. Sehingga Kabupaten Garut dijuluki sebagai Swiss Van Java.

Wilayah Kabupaten Garut menarik perhatian karena pesona geografisnya, yang dibangun dengan perkebunan-perkebunan Belanda seperti teh, karet, kina, dan beragam jenis lainnya.

Baca Juga: Pastikan Integritas dan Transparansi, Pj Bupati Garut Memimpin Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu 2024

"Keberadaan banyak perusahaan Belanda yang mengelola perkebunan, seperti perkebunan teh, karet, kina, dan berbagai jenis lainnya," ungkap Warjita, dikutip dari siaran pers Kominfo Garut.

Gaya bangunan unik Garut, gabungan antara arsitektur Eropa dan tradisional Sunda, seperti Pamengkang dan Gedung Kantor Disparbud, masih tegak berdiri hingga kini.

Alun-alun Garut juga menjadi pusat kehidupan kota, menjadi saksi sejarah dari masa Kesultanan Agung Mataram hingga kolonial Belanda.

Baca Juga: Dibintangi Dakota Johnson, Ini 7 Fakta Menarik Film Madame Web yang Tayang Perdana Hari Ini, 14 Februari 2024

Meskipun beberapa bangunan bersejarah, seperti Gedung Jangkung, tidak beruntung dan roboh akibat gempa, upaya pelestarian terus dilakukan dengan menetapkan banyak bangunan sebagai cagar budaya.

Darpan Winangun, seorang pemerhati sejarah, menyoroti keberadaan bangunan bersejarah yang semakin memudar.

"Yang masih ada sekitar alun-alun itu gedung Bupati dan Babancong, itu relatif terpelihara bangunannya," ucap Darpan.

Baca Juga: Dorong Kesejahteraan Melalui Kebijakan Sadata, Upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam Pembangunan Berkualitas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X