Dua Tersangka Dibekuk dalam Kasus Kredit Fiktif di bank bjb Cabang Labuan Pandeglang, Kerugian Mencapai Rp 13 Miliar

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 17 Mei 2024 | 19:25 WIB
Kasus kredit fiktif terjadi di bank bjb cabang Labuan Pandeglang, dua pelaku telah ditangkap kepolisian.  ( Instagram.com/@kinoy_squadlb)
Kasus kredit fiktif terjadi di bank bjb cabang Labuan Pandeglang, dua pelaku telah ditangkap kepolisian. ( Instagram.com/@kinoy_squadlb)

 

 

Mediapriangan.com - Kasus Kredit Fiktif di bank bjb cabang Labuan Pandeglang telah diungkap oleh pihak kepolisian, dan dua pelaku berhasil ditangkap.

Meskipun demikian, pimpinan cabang bank bjb di Labuhan Pandeglang tidak disebutkan dalam rilis yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian.

Widi Hartoto, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, belum memberikan tanggapan terkait permintaan klarifikasi tentang kemudahan dalam pemberian pinjaman oleh pimpinan bank bjb yang menyebabkan terjadinya penipuan.

Baca Juga: Perburuan Polisi Terhadap 3 Tersangka DPO Kasus Pembunuhan Vina, Inilah Ciri-ciri Identitas Dani, Andi, dan Pegi

Menurut informasi dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Pandeglang, dua pelaku berinisial TN (55) dan IK (44) telah diamankan terkait kasus kredit fiktif modal usaha di salah satu cabang bank bjb di Pandeglang.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus ini.

"Kami masih mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat, namun tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain," ungkap Ipda Jefri Martahi, Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Pandeglang, pada Selasa, 14 Mei 2024.

Baca Juga: Kronologis Kasus Vina, Tragedi Pembunuhan yang Viral di Layar Lebar, Identitas 8 Tersangka Terungkap, dan Tiga Masih DPO

Ipda Jefri menjelaskan bahwa TN memperoleh pengajuan kredit modal usaha melalui hubungan pertemanan yang telah terjalin cukup lama dengan pimpinan cabang bank bjb di Labuan, Banten.

TN dan pimpinan bank tersebut diketahui memiliki kedekatan sebelum pengajuan kredit dilakukan.

"Diduga pimpinan cabang saat itu memiliki hubungan emosional dengan TN, sehingga ketika TN mengajukan pinjaman, permohonannya langsung diterima. Mungkin ada faktor kedekatan pribadi sebelumnya," kata Jefri.

Baca Juga: Klarifikasi Polisi Mengenai Kasus Vina, Tiga Tersangka Masih DPO dalam Kisah Tragis yang Kini Tangah Viral di Film

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X