Memperkuat Integritas Media, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Dorong Jurnalis Berkualitas dan Perangi Berita Hoaks

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 21 Mei 2024 | 20:02 WIB
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni bersama CEO Promedia, Agus Sulistriyono saat berkunjung ke Kantor Promedia Teknologi Indonesia dan Ayo Media Group di Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024.   (Promedia)
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni bersama CEO Promedia, Agus Sulistriyono saat berkunjung ke Kantor Promedia Teknologi Indonesia dan Ayo Media Group di Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024. (Promedia)

 

Mediapriangan.com - Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni, menyoroti perlunya perusahaan media membimbing wartawan agar menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan tidak berprasangka buruk.

Pernyataan Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni tersebut disampaikannya saat mengunjungi kantor Promedia Teknologi Indonesia dan Ayo Media Group di Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024.

Turut hadir mendampingi Pj Gubernur Sumsel beberapa pejabat Sumsel lainnya, termasuk Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin.

Baca Juga: Pertemuan Jaringan Pemred Promedia (JPP) dan Dewan Pers Bahas Verifikasi Media Untuk Penuhi Publisher Rights

Kunjungan ke redaksi Ayo Media Network dan Promedia dilakukan setelah menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jawa Barat.

Lebih lanjut, Fatoni menjelaskan bahwa melawan penyebaran berita hoaks tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan memerlukan kerjasama.

Dia mendorong Promedia, yang memiliki lebih dari 1.100 portal berita, untuk menjadi pelopor dalam hal ini.

Fatoni menegaskan bahwa dampak dari berita hoaks sangat serius karena dapat merusak reputasi seseorang, keluarga, bahkan negara.

Baca Juga: Pansus VI DPRD Jabar Apresiasi Peranan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel

"Harus dihindari agar wartawan tidak mengeksploitasi kelemahan individu. Terutama jika tuduhan tersebut tidak berdasar, hal ini dapat merusak reputasi seseorang," ujarnya.

Meskipun media memiliki peran sebagai pengawas sosial atau pilar keempat dalam demokrasi, peran ini harus dilakukan dengan proporsional.

"Media harus memberikan solusi atas permasalahan yang mereka laporkan, bukan hanya menyoroti masalah," tambahnya.

Baca Juga: Waspada! Marak Kasus Penipuan Mengatasnamakan Promedia, Ini Modus Operandi Pospro dan Dampaknya Bagi Korban

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X