Mediapriangan.com - Wakil Bupati (Wabup) Pangandaran, H. Ujang Endin Indrawan, menghadiri acara Sosialisasi Rencana Pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) pada Selasa, 4 Juni 2024.
Dalam sambutannya pada acara Rencana Pembangunan SIHT di Krisna Beach Hotel tersebut, Wabup Pangandaran H. Ujang Endin menekankan pentingnya peran tembakau dalam perekonomian nasional.
Wabup Pangandaran menyampaikan bahwa cukai dari tembakau telah memberikan kontribusi lebih dari 10 persen terhadap APBN, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 600 ribu orang, dan mencapai nilai 205 triliun rupiah pada tahun 2020.
Baca Juga: 3 Kereta Api Resmi Beroperasi Hari Ini, Cek Jadwal dan Tarif KA Papandayan, Pangandaran dan Malabar
"Cukai dari tembakau telah memberikan kontribusi lebih dari 10 persen terhadap APBN, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 600 ribu orang, dan mencapai nilai 205 triliun rupiah pada tahun 2020," ungkapnya.
Hal ini menunjukkan betapa signifikan industri tembakau dalam menopang keuangan negara.
Beliau juga menggarisbawahi bahwa kebutuhan pasar tembakau di Jawa Barat mencapai 38.000 hektar, sementara lahan yang tersedia hanya sekitar 12.000 hektar.
Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu diatasi untuk memenuhi permintaan pasar.
Baca Juga: Operasi Tegas Satpol PP Dengan Bea Cukai, Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dan Miras di Kabupaten Garut
Wakil Bupati berharap Kabupaten Pangandaran dapat meniru keberhasilan Brasil dalam mengembangkan industri tembakau melalui dua pendekatan utama.
Pertama, pengembangan industri tembakau yang dekat dengan perkebunan, seperti di daerah Padaherang dan Mangunjaya yang memiliki lahan tembakau cukup luas.
"Pertama, pengembangan industri tembakau harus dekat dengan perkebunan, seperti di daerah Padaherang dan Mangunjaya yang memiliki lahan tembakau cukup luas," katanya.
Artikel Terkait
Rencana Pembangunan Kabupaten Tasikmalaya, Manonjaya Sebagai Wilayah Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Agro
Dra. Hj Ijah Hartini: Membangun Destinasi Wisata dan Perekonomian Melalui Perda Desa Wisata di Jawa Barat
Penyebarluasan Perda Provinsi Jawa Barat, Didi Sukardi: Desa Wisata sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Keindahan Alam dan Kearifan Budaya di Objek Wisata Situ Panjalu, Merunut Tradisi Warisan Legenda Prabu Borosngora
DPRD Jawa Barat Terima Konsultasi DPRD Kabupaten Bogor, Strategi Peningkatan PAD melalui BUMD dan Desa Wisata
Anggota DPRD Jabar Ijah Hartini Tanggapi Rencana Pemprov Jawa Barat untuk Percepat Reaktivasi Jalur Kereta Api