Camat Karangpawitan, Dadi Djakaria, juga hadir dan memberikan apresiasi atas kesuksesan acara tersebut.
"Hari ini merupakan sesuatu yang luar biasa bahwa anak-anak, dengan bantuan orang tua, berhasil menggelar acara ini dengan hasil yang sangat menggembirakan," ujarnya.
Dadi berharap keberhasilan ini dapat mendorong siswa menjadi individu yang mandiri dan bermanfaat di masa depan.
Menurutnya, acara ini tidak hanya melepas siswa kelas IX tetapi juga mengembangkan karakter siswa melalui pengalaman praktis dalam berbagai aspek kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Dadi juga turut membeli cemilan Kicimpring hasil produk siswa sebagai bentuk dukungan.
Ayi Jamaludin berharap dengan adanya pameran hasil belajar P5, siswa dapat terinspirasi untuk menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan mandiri.
"Selain itu, kedepannya seluruh siswa SMP Negeri 2 Karangpawitan akan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari, selain Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah (Sunda), dalam berkomunikasi di sekolah," tutup Ayi.(Dedi Sofwan)***
Artikel Terkait
Wisuda TK hingga SMA Bukan Kewajiban, Ini Bunyi Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek
Galih Sulistyaningra Menjadi Figur Inspirasi, Guru SD yang Lulusan S2 Dari University College London Inggris
Peran Inovatif Platform Merdeka Mengajar dalam Transformasi Kurikulum Merdeka, Apa Saja Fitur-fitur PMM?
7 Manfaat Signifikan dari PMM Merdeka Belajar, Bisa Membuat Suasana Kelas Menjadi Makin Menyenangkan
Peringatan HUT ke-49 SMPN 5 Garut, Kartini: Membangun Prestasi Menuju Status Sekolah Favorit di Kabupaten Garut
Dirikan Sekolah Jurnalisme Indonesia, Mendikbudristek Nadiem Makarim Ajak Berlomba Melawan AI