Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Garut berencana memulai relokasi PKL (Pedagang Kaki Lima) di sepanjang Jalan Ahmad Yani pada tanggal 20 Juli 2024. Langkah awalnya adalah pemasangan tenda bagi para PKL.
"Setelah relokasi PKL ini, pemerintah juga siap melakukan penataan jalan Ahmad Yani," ungkap Ridwan Effendi, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut.
Pernyataan ini disampaikan usai Rapat Pemantapan Rencana Relokasi PKL di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu 17 Juli 2024. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana.
Ridwan mengimbau para PKL untuk mematuhi jadwal relokasi dan menjaga ketertiban selama proses berlangsung. Area yang ditetapkan untuk relokasi meliputi koridor dari pertigaan Jalan Cimanuk (Apotek Sari) hingga koridor BJB, serta Gedung Lasminingrat, Gedung Bale Paminton, dan Halaman Masjid Agung.
Ridwan menegaskan bahwa tujuan utama relokasi ini adalah untuk kepentingan masyarakat, agar fungsi jalan dapat dimaksimalkan, khususnya di Jalan Ahmad Yani, yang akan ditata dengan lebih baik dan memberikan kepastian hukum bagi para pedagang.
"Ada kepastian hukum bagi mereka untuk berjualan di tempat yang dilegalkan, baik sementara maupun permanen. Harapannya, pemerintah telah memberikan legitimasi, sehingga mereka diperbolehkan berdagang di lokasi tersebut," tambahnya.
Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyatakan bahwa rapat ini diselenggarakan untuk menata PKL, khususnya di wilayah Jalan Ahmad Yani dari pertigaan Jalan Cimanuk (Apotek Sari) hingga perempatan Jalan Ahmad Yani (Toserba Asia) yang akan segera direlokasi.
"Topik krusialnya adalah merelokasi teman-teman PKL. Insya Allah, PKL di area Ahmad Yani akan dipindahkan ke Jalan Pasar Baru," ujar Nurdin Yana.
Nurdin menjelaskan bahwa Jalan Ahmad Yani nantinya akan digunakan sebagai area car free day pada hari-hari tertentu, sehingga tidak ada lagi PKL di area tersebut dan masyarakat dapat menikmati ketenangan serta keindahan lingkungan.
"Pasca relokasi, area tersebut akan dijadikan taman untuk dinikmati masyarakat. Mereka bisa bersantai di tempat itu," ungkapnya.
Artikel Terkait
Maksimalkan Potensi Pariwisata: Pj Bupati Garut Dorong Tingkatkan Kualitas dan Keamanan Destinasi Wisata Kabupaten Garut
Resmikan 911 Coffee, Pj Bupati Garut: Sinergi Pemerintah Kabupaten Garut untuk Pertumbuhan Pesat Wisata Kuliner
Pj Bupati Garut Dorong Pembangunan Pariwisata dan Budaya, Transformasi Menuju Destinasi Wisata Unggulan
Keindahan Alam dan Kearifan Budaya di Objek Wisata Situ Panjalu, Merunut Tradisi Warisan Legenda Prabu Borosngora
DPRD Jawa Barat Terima Konsultasi DPRD Kabupaten Bogor, Strategi Peningkatan PAD melalui BUMD dan Desa Wisata
Kolaborasi Ayo Media Network dan Promedia Teknologi untuk Promosikan Wisata Sumsel melalui Jaringan Media Nasional