Pjs Bupati Yedi Rahmat Ajak Santri Jaga Pancasila, BPIP Resmikan Sumur Bor di Pesantren Mathlabusaadah Tasikmalaya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 6 November 2024 | 11:42 WIB
Pjs Bupati Yedi Rahmat bersama Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya sambut Kepala BPIP dalam sosialisasi Pancasila di Pondok Pesantren Mathlabusaadah pada Selasa, 5 November 2024.   (Prokopim)
Pjs Bupati Yedi Rahmat bersama Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya sambut Kepala BPIP dalam sosialisasi Pancasila di Pondok Pesantren Mathlabusaadah pada Selasa, 5 November 2024. (Prokopim)

 

Mediapriangan.comPjs Bupati Yedi Rahmat menyambut Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., dalam rangkaian acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa, 5 November 2024.

Penyambutan yang berlangsung di Pondok Pesantren Mathlabusaadah, Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, dihadiri oleh Pjs Bupati Yedi Rahmat bersama dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya serta ratusan santri dan santriwati yang turut meramaikan acara ini.

Dalam acara yang mengusung tema “Kontribusi Pesantren sebagai Benteng Pancasila bagi Kemajuan NKRI,” Pjs Bupati Yedi Rahmat menegaskan pentingnya peran pesantren dalam pembinaan ideologi Pancasila.

Baca Juga: Pjs Bupati Tasikmalaya Hadiri Serah Terima Hibah BMN dari Kementerian ESDM, Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

Ia menekankan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga wawasan kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda yang merupakan pewaris masa depan bangsa.

“Mari kita tingkatkan pemahaman kita tentang wawasan kebangsaan, terutama di kalangan para santri dan generasi muda," ucapnya.

Ia mengajak para santri dan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk terus bersama-sama menjaga dan memperkokoh Pancasila sebagai dasar negara demi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Sekda Moh. Zen Pimpin Rapat Koordinasi Desk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Bahas Antisipasi Masalah Pilkada 2024

"Pesantren memiliki peran yang sangat besar sebagai benteng Pancasila dan menjaga nilai-nilai kebangsaan agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPIP, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menekankan kepada para santri agar mereka terus mengamalkan dan mengawal nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap agar para santri tidak hanya mengejar pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi agen yang menjaga dan menegakkan Pancasila di berbagai sektor kehidupan.

Baca Juga: Diakui atas Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok, Kabupaten Tasikmalaya Raih Penghargaan Pentaloka Nasional Adinkes 2024

“Sekolah dengan tekun, lanjutkan pendidikan hingga jenjang tertinggi, dan kejar cita-cita kalian. Menjadi dokter, tentara, pengajar, atau profesi lainnya adalah hal yang luar biasa, tetapi tetaplah menjaga dan mengawal Pancasila dalam setiap langkah hidup kalian,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X