Dalam sepekan terakhir, sejumlah kasus tawuran yang melibatkan pelajar hingga mahasiswa terjadi di beberapa wilayah Indonesia, menambah kekhawatiran menjelang malam tahun baru. Berikut beberapa insiden yang menjadi sorotan:
Tawuran Remaja di Bogor Mengakibatkan Korban Luka
Pada Selasa, 10 Desember 2024, dua kelompok remaja terlibat tawuran di Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Kejadian ini sempat viral di media sosial.
Polsek Bogor Selatan melaporkan bahwa satu orang terluka akibat sabetan senjata tajam (sajam). Peristiwa ini terjadi ketika sekelompok remaja bermotor berkumpul di area permukiman warga dan membawa senjata tajam.
Tawuran Mahasiswa di Medan: 13 Orang Jadi Tersangka
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat, mengungkapkan bahwa 13 mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tawuran yang terjadi pada Kamis, 5 Desember 2024.
Tawuran ini dipicu oleh dendam lama antara Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian, yang awalnya bermula dari insiden saling lirik di sebuah rumah makan.
Upaya Tawuran di Magelang Berhasil Digagalkan
Polresta Magelang menangkap tujuh remaja yang diduga akan melakukan tawuran di tiga lokasi berbeda pada Minggu, 8 Desember 2024.
Kapolresta Magelang, Kombes Mustofa, mengungkap bahwa modus operandi para pelaku melibatkan perencanaan menggunakan senjata tajam. Dari tiga tempat kejadian perkara (TKP), polisi memeriksa total 21 saksi.
Tawuran Pemuda di Surabaya
Tujuh pemuda diamankan oleh polisi setelah terlibat tawuran di kawasan Kya-Kya Surabaya pada Kamis, 5 Desember 2024.
Mereka diduga merupakan anggota salah satu perguruan silat. Ketua Tim Jogoboyo Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polrestabes Surabaya, Aipda Anto Ibnu, mengonfirmasi bahwa polisi segera bertindak setelah menerima informasi dari Command Center mengenai lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Terungkap! Sindikat Jual Beli Rekening untuk Bandar Judi Online di Kamboja, Sudah Beroperasi 3 Tahun di Jakarta Barat
Disita Rp2,8 Miliar! Ini 4 Fakta Terbaru Penangkapan Tersangka Baru Kasus Judi Online di Kementerian Komdigi RI
Menkomdigi Meutya Hafid Menangis dan Meminta Maaf, Kisah Pilu Istri Pecandu Judi Online yang Kehilangan Segalanya
Cak Imin Dimarahi Istri Soal Judol, Meutya Hafid Minta Maaf Usai Pegawai Kemenkomdigi Terlibat Kasus Judi Online
Menteri Komdigi Blokir 651 Rekening Bank Terindikasi Judi Online, BCA Jadi yang Terbanyak, Simak Penjelasannya!
Langkah Baru Komdigi Demi Persempit Gerak Judi Online, Sebar SMS hingga Blokir Transfer Pulsa yang Terindikasi Judol