"Yang penting Indonesia maju, damai, demokrasinya membaik," yakinnya.
Emil juga mengungkap alasan dirinya masuk dunia politik karena ingin membangun demokrasi yang lebih baik di Indonesia.
"Saya masuk politik karena ingin membangun demokrasi yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan demokrasi kita semakin baik," ungkapnya.
Berkaca dari hal itu, terdapat juga sejumlah public figure yang mengalami kekalahan pada ajang Pilkada 2024. Berikut ini di antaranya:
Baca Juga: Baim Wong Bantah Halangi Paula Verhoeven Bertemu Anak, Konflik Pengasuhan Makin Memanas!
Krisdayanti
Artis kenamaan Indonesia, Krisdayanti mencoba peruntungan untuk dapat membangun kampung halamannya di Pilkada Jawa Timur 2024 dengan menjadi calon Walikota Batu.
Namun sayangnya, data yang ditunjukkan Desk Pilkada KPU menunjukkan suara Krisdayanti yang menggandeng wakilnya Dewanata berada di posisi paling bawah dibandingkan dua lawannya.
Krisdayanti hanya memperoleh suara sebesar 20,8 persen, kalah dari paslon Firhando-Rudi dengan 28,8 persen dan pemenang Pilwalkot Batu, Nurochman-Heli dengan perolehan 50,5 persen.
Ronal Surapradja
Aktor Indonesia, Ronal Surapradja harus mencoba kesempatan berikutnya usai kalah di ajang Pilgub Jawa Barat 2024.
Ronal Surapradja menjadi calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Jeje Wiradinata.
Data perolehan suara yang dimiliki Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja menunjukkan mereka hanya mampu meraih 9,12 persen suara.
Artikel Terkait
Sri Mulyani Sebut Rumah Sakit hingga Sekolah Internasional Masuk Daftar PPN 12 Persen, Kebijakan Dimulai Tahun 2025
DOB Tasik Utara Bisa Jadi Kota atau Kabupaten
Diskusi Bareng Mahasiswa UIN Raden Fatah, CEO Promedia di BRI CoreLab Palembang, Bisnis Informasi Tak Pernah Mati
Liga Voli Korea Putri 2024/2025, Red Sparks Tumbangkan Rekor Tak Terkalahkan Pink Spiders dengan Kemenangan 3-1
Ini Kata Erick Thohir Soal Naturalisasi Emil Audero hingga Perbandingan Market Value dengan Maarten Paes!
3 Fakta Kasus Korupsi yang Pernah Terjadi Indonesia, Terbaru Harvey Moeis Klaim Tak Nikmati Uang Korupsi Rp300 Triliun