Ternyata Sering Main di TPA Tanpa Alas Kaki, Bocah 3 Tahun di Jember Ditemukan Punya 3 Toples Cacing Pita di Perutnya!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 19 April 2025 | 14:34 WIB
Hasil Rontgen Anak yang di Perutnya Terdapat Cacing Pita.  (Instagram.com/jemberinfo_)
Hasil Rontgen Anak yang di Perutnya Terdapat Cacing Pita. (Instagram.com/jemberinfo_)

Mediapriangan.com - Kasus bocah 3 tahun di Jember yang ususnya dipenuhi cacing ascariasis bukan terjadi begitu saja.

Menurut dokter, latar belakang kebiasaan anak yang kurang bersih sangat berperan besar dalam menyebabkan masalah kesehatan ini.

Dokter Bela Mayvani, Sp.BA, menjelaskan bahwa pasien memiliki riwayat kebersihan pribadi yang buruk.

Baca Juga: Miris! Bocah 3 Tahun di Jember Alami Sakit Perut 6 Bulan, Dokter Kaget Temukan 3 Toples Cacing Pita di Dalam Ususnya

Sang anak sering bermain di lingkungan yang kotor tanpa menggunakan alas kaki, bahkan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“History (sejarah) dari pasien ini, dia memang kesehariannya untuk kebersihan memang kurang baik,” ujar Bela dikutip pada Jumat, 18 April 2025.

Selain itu, faktor lain yang turut menyumbang risiko adalah kebiasaan sang anak mengonsumsi air yang tidak direbus terlebih dahulu.

Baca Juga: Sakit Hati! Pria yang Dituduh Selingkuhan Paula Verhoeven Tiba-tiba Mundur Jadi Saksi, Putusan Cerai pun Terpengaruh

Dokter menyebut, air yang tidak dimasak bisa menjadi media masuknya telur cacing ke dalam tubuh manusia.

“Juga mengkonsumsi air yang tidak direbus, mungkin bisa menjadi faktor risiko penyebab adanya cacing dalam hal ini,” tambahnya.

Cacing jenis ascaris atau ascariasis yang ditemukan pada anak tersebut berasal dari tanah dan banyak ditemukan di daerah endemis seperti Jember dan Bali.

Baca Juga: Dituduh Selingkuh Tanpa Bukti, Paula Verhoeven Datangi Komisi Yudisial, Saya Bertanggung Jawab Sampai Akhirat!

Jika telur cacing ini masuk ke dalam tubuh manusia, mereka bisa berkembang biak di saluran pencernaan.

“Cacing ini berasal dari tanah. Jika tertelan, bisa hidup dan berkembang biak di usus atau lambung,” jelas Bela.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X