Mediapriangan.com - Ramai dibahas di jagat media sosial (medsos), terkait kasus dugaan pengacara berinisial S (31) membawa senjata api (senpi) saat terlibat kecelakaan di kawasan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus).
Terkini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Muhammad Firdaus mengungkap alasan S membawa senpi tanpa izin untuk berjaga-jaga atau pertahanan dirinya.
Hal itu lantaran, S mengaku pernah beberapa kali diteror oleh oknum atau pihak yang tidak kenal.
"Menguasai senjata api ini untuk pertahanan diri karena sudah mengalami serangan dari orang tak dikenal," ungkap Firdaus saat konferensi pers di Mapolres Jakpus, pada Senin, 28 April 2025.
Firdaus menjelaskan, S ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata api tanpa izin.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus itu menuturkan, penangkapan itu bermula ada sebuah kecelakaan lalu lintas pada 25 April 2025 di Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakpus.
Peristiwa melibatkan mobil yang dikendarai oleh tersangka S dan angkutan kota (angkot) yang dikendarai oleh sopir berinisial M.
Setelah itu, terjadi cekcok antara kedua pengemudi hingga akhirnya dibawa ke Pos Polisi Lapangan Banteng.
"Saat didamaikan oleh petugas, tersangka S masih belum terima dan kemudian sopir angkot memberikan informasi bahwa tersangka S membawa senjata api," terang Firdaus.
Firdaus menambahkan, setelah S ditangkap pada 25 April 2025 oleh petugas kepolisian, kemudian kasus ini dilimpahkan ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Berdasarkan hasil interogasi, S membawa senjata api karena merasa terancam atau trauma, setelah sebelumnya mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Soroti Pengawasan Hak Pekerja, Ajak Keluarga Terlibat dalam Perlindungan Pekerja!
Resmi Dilantik, Pengurus KONI Kota Tasikmalaya 2025-2029 Siap Ukir Sejarah Baru, Ini Harapan dari Wali Kota Viman
Bukan Sekadar Berprestasi, Remaja Ini Bikin Dedi Mulyadi Terharu hingga Belikan Sepatu dan Tas Baru untuk Sekolah!
Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Debat Wisuda Sekolah yang Viral, Bongkar Fakta di Balik Isu Settingan Remaja Speak Up
Pengamat Ekonomi Bongkar Bahaya Menteri RI Sebut MBG Lebih Penting dari Lapangan Kerja, Ini Dampak Fatalnya!
Yayasan MBN Buka Suara Soal Klaim Pemangkasan Anggaran Makan MBG Kalibata, Kontrak dan Realita Bisa Berbeda!