“Total realisasi bantuan tahap 1, 2, dan 3 sebanyak 1.315 peserta didik, senilai 4.338.796.771 rupiah,” tutur Pramono.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan program ini bisa menjangkau lebih banyak siswa yang mengalami kendala serupa.
Baca Juga: Mentan Andi Amran Curiga Stok Beras di Gudang Cipinang Melimpah tapi Harga Malah Naik, Ada Mafia?
“Saya ingin di tahun ini kurang lebih ada 6.652 ijazah yang bisa diputihkan,” tegas Gubernur.
Tak hanya fokus pada pemutihan ijazah, Pramono juga memaparkan program pendidikan lainnya seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Ia menargetkan KJMU bisa menjangkau mahasiswa hingga jenjang pascasarjana.
“Saya berharap yang hari ini menerima ijazah ada yang masih bersemangat untuk sekolah, mudah-mudahan bisa mendapatkan yang namanya KJMU,” harapnya.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemprov Jakarta dalam membuka akses pendidikan secara merata dan berkeadilan, terutama bagi siswa yang selama ini terhambat oleh persoalan ekonomi.***
Artikel Terkait
Prabowo Ancam Pejabat Tak Amanah, Mundur Sebelum Saya Berhentikan! Ini Peringatan Kerasnya Saat Harlah Pancasila 2025
Longsor Tambang Gunung Kuda Tewaskan 20 Orang Bahlil Lahadalia Isyaratkan Evaluasi Total Perizinan Tambang
Bupati Purwakarta Om Zein Razia Pelajar di Malam Hari Tegaskan Tak Gunakan Sistem Barak Militer Seperti Dedi Mulyadi
Tom Lembong Protes iPad dan Laptop Disita Jaksa, Bilang Itu Alat Tulis dan Wewenang Penyitaan Bukan di Tangan Jaksa
Atalarik Syach Datangi PN Cibinong, Bilang Tak Akan Menyerah Perjuangkan Hak Tanah yang Dibeli Sejak Tahun 2000
DPRD Kabupaten Ciamis Sepakati Revisi Perda Pajak dan Retribusi Demi Kepastian Hukum dan Peningkatan Pelayanan Publik