Skandal Chromebook Rp9,9 Triliun Era Nadiem Makarim, Ini 4 Fakta Terbaru dari Klarifikasi, Peran Kejaksaan hingga Alasan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 11 Juni 2025 | 16:52 WIB
Eks Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim.  (Instagram.com/@nadiem_makariem)
Eks Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim. (Instagram.com/@nadiem_makariem)

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Kejaksaan Agung telah dilibatkan sejak awal proses pengadaan guna menjamin transparansi.

Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp53 Miliar di Kemenaker, Imigrasi Terlibat dalam Skema Izin Tenaga Kerja Asing?

“Kami melibatkan Jaksa Agung Muda Bidang Tata Usaha Negara (Jamdatun) agar proses pengadaan berjalan aman dan sesuai aturan,” ucap Nadiem.

Transparansi pengadaan, menurutnya, juga diperkuat dengan penggunaan sistem e-katalog dari LKPP.

“Pengadaan dilakukan lewat sistem e-katalog untuk meminimalkan konflik kepentingan,” ujarnya.

Baca Juga: Jejak Semuel Pangerapan, Mundur karena Peretasan PDNS, Kini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Miliaran

Terkait pemilihan jenis perangkat, Nadiem mengungkap bahwa Chromebook dipilih karena efisiensi harga dan fitur keamanannya yang dianggap sesuai untuk pendidikan.

“Chromebook lebih murah hingga 30 persen dan memiliki kontrol aplikasi yang melindungi siswa dari pornografi, judi online, dan gim,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa fitur keamanan tersebut tidak memerlukan biaya tambahan dari negara.
“Ini bisa mencegah akses ke konten negatif tanpa biaya tambahan lagi,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X