Mediapriangan.com - Dugaan korupsi dalam proyek pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun yang berlangsung di masa jabatan Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek, kini memasuki babak baru.
Kasus yang telah naik ke tahap penyidikan oleh Kejaksaan Agung sejak 20 Mei 2025 ini terus menjadi sorotan publik.
Menanggapi situasi tersebut, Nadiem akhirnya memberikan pernyataan resmi di hadapan media. Ia menegaskan sikap terbuka terhadap proses hukum dan menyatakan kesiapan untuk memberikan klarifikasi jika diperlukan.
“Saya menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung. Penegakan hukum yang adil dan transparan adalah fondasi negara demokratis,” ujar Nadiem saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 11 Juni 2025.
Tak hanya menyatakan dukungan, Nadiem juga memastikan dirinya siap dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum.
“Saya siap bekerja sama dan memberikan keterangan atau klarifikasi apabila diperlukan,” lanjutnya.
Mantan CEO Gojek itu turut menjelaskan konteks pengadaan perangkat digital tersebut.
Menurutnya, kebijakan itu diambil sebagai respons atas krisis pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
“Saat pandemi melanda, terjadi krisis pendidikan global. Kami melakukan pengadaan TIK, termasuk laptop, untuk memastikan siswa tetap bisa belajar,” jelasnya.
Dalam rentang waktu 2019 hingga 2022, Nadiem menyebut pihaknya telah menyalurkan lebih dari satu juta unit perangkat ke sekolah-sekolah.
“Kemendikbudristek mengadakan 1,1 juta unit laptop beserta modem 3G dan proyektor untuk lebih dari 77.000 sekolah,” sebutnya.
Artikel Terkait
Kejagung Ungkap Kronologi Dugaan Suap Tim Legal PT Wilmar demi Vonis Lepas Kasus Korupsi CPO di PN Jakarta
KPK Sambut Dukungan Prabowo soal RUU Perampasan Aset: Harapan Baru Berantas Korupsi, Jangan Cuma Jadi Wacana!
Wacana KPK Soal Parpol Dapat Dana APBN Demi Tekan Korupsi, Istana Tanggapi, Bisa Jadi Bahan Diskusi di DPR
Eks Dirut Sritex Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp692 M, Dana Bank Diduga Dipakai Bayar Utang dan Beli Aset di Jogja-Solo
Kasus Korupsi Kredit Triliunan Sritex, Kejagung Sita iPad dan Laptop Saat Geledah Rumah Bos Iwan Lukminto
Wamenaker Desak Sritex Bayar Pesangon Eks Karyawan Meski Iwan Lukminto Terseret Kasus Korupsi Kredit Bank