Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan komitmennya dalam keikutsertaan di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIX Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025.
Pada Kamis, 13 Juni 2025, Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., secara resmi melepas keberangkatan kafilah yang akan bertanding di Kabupaten Bandung mulai 15 hingga 21 Juni mendatang.
Acara pelepasan Kafilah MTQH Jabar 2025 digelar di Singaparna dan berlangsung penuh khidmat dengan doa bersama dan pesan-pesan motivasi dari para pembina.
Dikirim Setelah Seleksi Ketat dan Pembinaan Intensif
Kafilah MTQH Kabupaten Tasikmalaya terdiri dari peserta terbaik yang sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan terstruktur oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
Kafilah Kabupaten Tasikmalaya akan berlaga di berbagai cabang lomba seperti Tilawah, Tahfizh, Tafsir, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, hingga Musabaqah Hadits.
Wakil Bupati: MTQH Bukan Sekadar Lomba, Tapi Cermin Akhlak Qur’ani
Dalam sambutannya, Asep Sopari menekankan bahwa MTQH bukan hanya ajang untuk meraih gelar juara, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam dan pengamalan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQH tidak hanya soal capaian juara, tetapi juga tentang syiar dan pengamalan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan nyata,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjaga etika, sopan santun, dan semangat kebersamaan selama mengikuti rangkaian kompetisi di tingkat provinsi.
MTQH Jabar 2025 Digelar di Kabupaten Bandung
Artikel Terkait
Ini Kata Wabup Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Karang Tawulan dan Galunggung Masih Jadi Primadona
Wabup Cecep Nurul Yakin Terima Tim Setwapres, Tegaskan Komitmen Atasi Stunting di Kabupaten Tasikmalaya
Peringati Hardiknas 2 Mei 2025, Sekda Kabupaten Tasikmalaya Ajak Gotong Royong Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Bupati Cecep dan Wabup Asep Sholat Ied di Singaparna, Minta Doa agar Mampu Jawab Harapan Masyarakat Tasikmalaya
Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Resmi Menjabat, Sertijab Bupati Tasikmalaya Disorot karena Hal Tak Biasa Terjadi
Resmi Jadi Perda, Wakil Bupati Tasikmalaya Tekankan Regulasi Harus Pro-Rakyat dan Jadi Alat Transformasi Sosial