Dedi Mulyadi Siap Diperiksa Terkait Tragedi Pesta Rakyat Garut, Tak Masalah, Semua Sama di Mata Hukum

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 20 Juli 2025 | 21:49 WIB
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang siap diperiksa pihak berwajib terkait insiden pasar rakyat di Garut. (Instagram/dedimulyadi71)
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang siap diperiksa pihak berwajib terkait insiden pasar rakyat di Garut. (Instagram/dedimulyadi71)

 

Mediapriangan.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan kesiapannya menghadapi proses hukum apabila diminta memberikan keterangan oleh aparat kepolisian terkait insiden dalam pesta rakyat yang digelar di Garut.

Acara tersebut berlangsung pada Jumat, 18 Juli 2025, sebagai bagian dari perayaan pernikahan putranya, Maula Akbar, dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina.

Dalam keterangannya kepada awak media di Gedung DPRD Jawa Barat pada Sabtu, 19 Juli 2025, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan hukum dan transparansi proses penyelidikan.

Baca Juga: Maula Akbar dan Putri Karlina Klarifikasi soal Narasi 'Pesta Rakyat' yang Disebut Picu Insiden Tragis di Garut

“Setiap problem yang terjadi, yang itu menjadi peristiwa hukum, saya dengan lapang dada dan dengan tangan terbuka bahkan mendukung upaya investigatif,” ujarnya.

Ia juga mendukung langkah penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak Polda Jabar dan berharap prosesnya bisa berjalan terbuka dan adil.

“Upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar, lakukan secara transparan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedi menekankan bahwa tidak ada pengecualian dalam hukum, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya.

Baca Juga: Putri Karlina Siap Jalani Pemeriksaan Usai Insiden Pesta Rakyat, Sebut Nominal Tak Akan Pernah Ganti Kehilangan

“Kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum, mau anak saya, mau diri saya sendiri, kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan secara benar,” tambahnya.

“Saya nggak ada masalah,” tutup Dedi Mulyadi dengan lugas.

Diketahui, insiden dalam pesta rakyat tersebut menyebabkan tiga korban jiwa, yakni dua warga sipil dan satu anggota kepolisian dari Polres Garut.

Baca Juga: Pesta Rakyat Berujung Duka, Maula Akbar dan Putri Karlina Sampaikan Permintaan Maaf atas Insiden di Garut

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X