Mediapriangan.com - Kasus intimidasi yang dialami dokter Syahpri Putra Wangsa di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 12 Agustus 2025 mendapat sorotan serius dari PB IDI.
Dukungan diberikan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dn Kementerian Kesehatan agar kasus kekekrasan pada dokter Syahpri Putra Wangsa ini dapat diproses secara hukum.
Dalam pernyataan resminya, PB IDI menilai tindakan keluarga pasien yang memaksa dokter melepas masker di tengah pemeriksaan pasien yang diduga mengidap penyakit menular serta disertai intimidasi verbal dan ancaman, sudah melanggar etika dan dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.
“Tindakan memaksa dokter melepas masker di tengah pemeriksaan pasien yang diduga mengidap penyakit menular, disertai intimidasi verbal dan ancaman, bukan hanya pelanggaran etika tapi juga dapat dikategorikan sebagai tindak pidana,” tulis PB IDI pada Jumat, 15 Agustus 2025.
PB IDI menegaskan akan mendampingi dokter Syahpri hingga proses hukum selesai.
“(IDI) akan memberikan pendampingan hukum dan advokasi kepada dokter Syahpri hingga proses hukum selesai,” tambahnya.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menegaskan dukungan penuh dari Kemenkes dengan membentuk tim khusus untuk mendampingi dokter Syahpri dalam menempuh jalur hukum.
“Saya sudah menugaskan tim Kemenkes untuk memberi dukungan terhadap langkah hukum yang diambil oleh dokter Syahpri dan RSUD Sekayu,” jelas Menkes Budi.
“Saya dukung sepenuhnya kasus ini harus dituntaskan melalui jalur hukum untuk memberikan efek jera,” sambungnya.
Baca Juga: OTT KPK di Tiga Provinsi, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Ditahan Terkait Suap Proyek RSUD Koltim
Dokter Syahpri telah melaporkan insiden ini ke pihak berwajib pada 13 Agustus 2025 dan bertemu langsung dengan keluarga pasien.
Meski pertemuan telah dilakukan, pihak RSUD Sekayu menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Temui Menkes Budi, Seskab Tegaskan Hanya Bahas Dokter dan Isu Kesehatan, Bukan Reshuffle
Wajah Jokowi Alami Alergi, Dokter Richard Lee Ungkap Dugaan Penyebabnya Usai Kunjungan ke Vatikan
Dokter Tifa Bongkar Dugaan Aneh KKN dan Wisuda Jokowi, 'Mana Mungkin Mahasiswa Baru KKN Lalu Langsung Wisuda?
Jarak Aman 2 KM dari Sound Horeg? Dokter THT Ingatkan Risiko Tuli Gegara Dentuman 130 dB
Viral Pria Mengaku Dokter UI dan Spesialis THT Singapura, Kini Tinggal di Kolong Jembatan Kadilangu Demak
Dokter Buka Fakta Soal Proses Bayi Tabung Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Usai Muncul Fitnah di TikTok