Penyanyi Leony Kritik APBD Tangsel 2024, Anggaran Suvenir Rp20 Miliar, Perjalanan Dinas Rp117 Miliar

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 21 September 2025 | 18:42 WIB
Penyanyi Leony Vitria Hartanti menyoroti laporan keuangan Tangerang Selatan tahun 2024.  (Instagram/leonyvh)
Penyanyi Leony Vitria Hartanti menyoroti laporan keuangan Tangerang Selatan tahun 2024. (Instagram/leonyvh)

Mediapriangan.com - Penyanyi Leony Vitria Hartanti kembali jadi sorotan publik setelah membedah laporan keuangan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (LKPD Tangsel) Tahun 2024.

Leony membagikan hasil telaahnya melalui akun Instagram pribadinya @leonyvh pada Kamis, 16 September 2025. Ia juga memberikan panduan bagi warga yang ingin memeriksa LKPD Tangsel melalui laman resmi tangerangselatankota.go.id, seperti diunggahnya pada Minggu, 21 September 2025.

Dalam dokumen setebal 520 halaman, Leony menyoroti pos-pos anggaran yang dianggap fantastis dan tidak proporsional. “Saya mau lihat nih uang pajak kita ke mana, karena saya warga Tangsel,” tulis Leony dalam unggahannya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Dapat Restu Prabowo, Siap Alihkan Anggaran Tak Terserap di K/L untuk Bansos dan Defisit

Sorotan Anggaran Suvenir dan Perjalanan Dinas

Leony menekankan alokasi anggaran suvenir yang mencapai Rp20,48 miliar, naik 51,94 persen dari Rp13,48 miliar pada 2023.

Selain itu, perjalanan dinas ditetapkan sebesar Rp117 miliar, belanja alat tulis kantor Rp38 miliar, serta biaya makan-minum rapat dan pakaian dinas dengan nominal puluhan miliar rupiah.

Pemeliharaan Jalan dan Bansos yang Minim

Menurut Leony, alokasi besar untuk kebutuhan rutin dan seremonial bertolak belakang dengan dana untuk kepentingan publik. Dana pemeliharaan jalan, jaringan, dan irigasi tercatat hanya Rp731 juta.

Baca Juga: Presiden Prabowo Hadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80, Beri Pidato Urutan Ketiga di New York

“Nah, uang pajak dari rakyat untuk rakyat kan berarti ini ya, yang beban pemeliharaan jalan, jaringan dan irigasi Rp731 juta aja,” jelasnya.

Dana bantuan sosial (bansos) pun minim, hanya Rp136 juta. Jika dibagi dengan jumlah masyarakat miskin Tangsel sebanyak 43.330 orang pada 2024, setiap orang mendapat setara satu bungkus mi instan per tahun, menurut perhitungan Leony.

Bidang Pendidikan Jadi Perhatian

Leony juga menyoroti anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp860 miliar, dengan belanja pegawai mencapai Rp479 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X