Ia menekankan bahwa banyak pos belanja rutin seperti honor narasumber, perjalanan dinas, hingga konsumsi rapat masih mendominasi.
“Pokoknya ratusan halaman kira-kira kayak begini lah laporannya, ratusan miliar habis buat perjalanan dinas, beli ATK, makan-minum rapat, belanja barang dan jasa, dan lain-lain,” tutur Leony.
Respons Publik dan Harapan Klarifikasi
Unggahan Leony langsung mengundang respons luas warganet. Banyak yang mendukung langkahnya karena dianggap mewakili keresahan masyarakat terkait transparansi penggunaan APBD.
“Bener banget kita memang harus kuliti pemkot atau pemda masing-masing,” tulis salah satu warganet @ta****m.
“Ayo pemkot ditunggu klarifikasinya,” tambah warganet lain @cr******y.***
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis di Jabotabek, 9 Tersangka Ditangkap dan 21 Kg Barang Bukti Disita
Basri Baco Ramai Disorot Usai Usul Tunjangan Anggota DPRD Diseragamkan, Respons Bima Arya Jadi Bahan Perbincangan
Prabowo Bagikan 330 Ribu Smart TV ke Sekolah, Digitalisasi Pendidikan Jadi Fokus untuk Daerah Terpencil
Hasan Nasbi, Mantan Kepala PCO, Kini Komisaris Pertamina, Menapaki Karier Politik dan Komunikasi yang Panjang
TNI AD Buka Suara soal Penjagaan Gedung DPR, Tegaskan Bukan Intimidasi tapi Bantuan Sesuai UU TNI
Isu 5.000 SPPG MBG Fiktif Ditanggapi BGN, Semua Sudah Terverifikasi, Proses Roll Back Jadi Klarifikasi