“Saya langsung berdiri dan memeluk putra saya. Ia ketakutan dan gemetar,” ujarnya. Meski laptop kerjanya jatuh, Erlinda menegaskan keselamatan anaknya menjadi prioritas utama.
Duka dan Harapan
Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, telah menyampaikan belasungkawa dan mengerahkan aparat kepolisian serta pemadam kebakaran untuk mempercepat evakuasi.
World Vision, yang telah beroperasi 65 tahun di Filipina, kini fokus pada pemantauan dampak gempa terhadap anak-anak dan komunitas terdampak di Mindanao.
“Kami bersyukur terdapat para korban yang bisa selamat, tetapi kami masih berharap anak-anak dan keluarga mereka juga dalam keadaan baik,” ungkap komunitas lokal tersebut.***
Artikel Terkait
500 Kios Ludes Dilalap Api di Pasar Taman Puring, 35 Unit Damkar Dikerahkan, 4 Tahanan Polsek Ikut Dievakuasi!
Peringatan Tsunami Guncang Hokkaido Jepang, Pegawai dan Turis Panik Naik Gedung Tinggi Selamatkan Diri
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Hebat, Kolom Abu 10 Ribu Meter dan Langit Memerah Gegerkan Warga NTT
Bencana Hidrometeorologi Terjang Kabupaten Tasikmalaya, Banjir, Longsor dan Rumah Roboh
Ledakan Hebat Guncang Sumur Pertamina EP di Subang, Api Membumbung dan Warga Panik: Diduga Ada Korban Terluka
Ledakan Dahsyat di Sumur Minyak Pertamina EP Subang, 2 Petugas Luka Bakar, Tim Investigasi Turun Tangan
Update Ledakan Dahsyat Diduga Bocor Gas Guncang Area Kerja Pertamina Subang, Dua Karyawan Alami Luka Serius
Rumah Panggung di Salawu Kabupaten Tasikmalaya Ludes Terbakar, Diduga Akibat Charger HP yang Korslet
Gempa M6,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah, Satu Jemaat Gereja Meninggal Dunia dan Puluhan Rumah Rusak
Kecelakaan Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo, 3 Korban Pulang, 21 Masih Dirawat Intensif