Kasus Kepala SPPG Bekasi Diduga Lecehkan Bawahan, Korban Cerita Pelecehan Berkedok Permintaan Maaf

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 07:58 WIB
Menyoroti kesaksian korban kasus pelecehan Kepala SPPG di Bekasi yang kini tengah diselidiki polisi. (Instagram.com/@fakta.indo)
Menyoroti kesaksian korban kasus pelecehan Kepala SPPG di Bekasi yang kini tengah diselidiki polisi. (Instagram.com/@fakta.indo)

 

Mediapriangan.com - Kasus dugaan pelecehan di lingkungan SPPG Bekasi kini tengah menjadi sorotan publik setelah kesaksian korban berinisial RD viral di media sosial. Korban menuding Kepala SPPG Bekasi berinisial K kerap bersikap arogan, melakukan kekerasan verbal, hingga tindakan tidak pantas di tempat kerja.

Rekaman video pengakuan korban pertama kali dibagikan akun Instagram @fakta.indo pada Rabu, 22 Oktober 2025, dan langsung memicu perhatian luas. Dalam video itu, korban yang merupakan staf akuntansi SPPG Jatiasih, Bekasi Selatan, menceritakan bagaimana atasannya sering marah tanpa alasan dan memperlakukannya secara kasar.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, memastikan laporan korban telah diterima dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan.

Baca Juga: Sidak Dedi Mulyadi ke Pabrik Aqua di Subang Bongkar Fakta Mengejutkan, Airnya Bukan dari Mata Air Pegunungan

“Laporan sudah kita terima,” ujar Braiel di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 23 Oktober 2025.

Ia menegaskan pihaknya akan memanggil para pihak untuk dimintai keterangan.

“Korban mengaku dianiaya. Pelapor belum datang untuk kita minta keterangan. Segera kita jadwalkan untuk minta keterangan para pihak,” jelasnya.

Dari Makian hingga Kekerasan Fisik

Dalam kesaksiannya, korban menyebut pernah mendapat makian hanya karena meminta dokumen kerja.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sindir Langkah Pemda Jabar Simpan Dana di Giro, Sebut Malah Lebih Rugi dan Bisa Diperiksa BPK

“Saya dimarahin dia itu hari Senin itu. Saya tanya dokumen itu dimaki-maki sama dia. Padahal saya tidak salah,” tutur RD kepada awak media.

Situasi memanas ketika pelaku disebut mencoba meminta maaf, namun justru melakukan tindakan fisik yang membuat korban terluka.

“Awalnya cekcok, lalu dia coba minta maaf dengan cara menggenggam keras pergelangan tangan saya. Terus dia juga pernah menghalangi jalan saya menggunakan tangannya, tangannya mengenai bibir saya sampai terasa sakit,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X