Pelecehan Berkedok Permintaan Maaf
Korban mengaku perilaku tidak pantas itu sering disamarkan dalam bentuk permintaan maaf.
“Habis marah-marah, dia minta maaf sama saya dengan cara dia kayak anak kecil. Dipegang-pegang saya, dia pojokin saya dan saya cuma bisa melindungi badan saya,” ucap korban.
Lebih parah lagi, korban mengaku pernah ditelepon oleh pelaku dan diminta tidak mengenakan kerudung saat bekerja.
“Pelaku telepon saya hari Minggu atau Sabtu, lupa. Tapi dia bilang ‘Senin gak usah pake kerudung dong’. Saya matiin langsung teleponnya,” ujarnya.
Polisi Dalami Kasus, Korban Minta Keadilan
Kasus dengan nomor laporan LP/B/2652/X/2025/SPKT.Sat Reskrim/Restro Bks Kota/Polda Metro Jaya itu kini ditangani Polres Metro Bekasi Kota. Polisi berjanji memproses perkara ini sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Korban berharap agar kasus ini tidak berhenti di tengah jalan dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menjaga profesionalitas di lingkungan kerja.
“Kalau ke polisi baru kemarin tanggal 20 dan itu sudah buat laporannya. Saya dan keluarga tidak terima atas perlakuannya dia,” kata RD.***
Artikel Terkait
Ammar Zoni Terjerat Kasus Narkoba dari Balik Rutan, Eks Polisi Desak Hukuman Berat
Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan, Ada Alasan Berat di Balik Status Tahanan Risiko Tinggi
Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Kian Panas, KPK Dalami Aliran Uang, Distribusi Kuota, hingga Fasilitas Jemaah
KPK Buka Alasan Belum Ada Tersangka Kasus Kuota Haji, Ungkap Dugaan Lobi, Jual Beli Kuota, dan Praktik PIHK
Pengacara Pertanyakan Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan, Sindir Perlakuan Lebih Keras dari Koruptor
Sulaiman Daud Akhirnya Ditangkap Setelah 10 Tahun Buron, Bongkar Jejak Jaringan Narkoba Kelas Kakap di Indonesia
Mengapa Ammar Zoni Langsung Diboyong ke Nusakambangan? Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Tudingan Sepihak
Langkah Humanis Kejari Kabupaten Tasikmalaya Wujudkan Pemulihan dan Reintegrasi Sosial
Tancap Gas, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Selamatkan Uang Negara Rp 5,87 Miliar, Kawal Proyek Strategis Daerah
Kasus Deepfake SMAN 11 Semarang, Mahasiswa UNDIP Minta Maaf, Polisi Telusuri Dampak Psikologis Korban dan Pelaku