Literasi Digital Ciamis Diperkuat, Herry Somantri Tekankan Strategi Cerdas Menangkal Dampak Negatif dari Internet

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 19 November 2025 | 12:05 WIB
Diskominfo Ciamis hadirkan bimtek Literasi Digital Ciamis, menghadirkan Herry Somantri dengan materi Strategi Cerdas Menangkal Dampak Negatif dari Internet. (Dok. Diskominfo)
Diskominfo Ciamis hadirkan bimtek Literasi Digital Ciamis, menghadirkan Herry Somantri dengan materi Strategi Cerdas Menangkal Dampak Negatif dari Internet. (Dok. Diskominfo)

 

Mediapriangan.com - Upaya meningkatkan Literasi Digital Ciamis kembali dilaksanakan oleh Diskominfo Ciamis melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema Strategi Cerdas Menangkal Dampak Negatif dari Internet, yang digelar di Aula Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Selasa (18/11/2025).

Bimtek ini diikuti oleh 100 kepala keluarga binaan Program P2WKSS sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko digital yang terus berkembang.

Dalam kegiatan tersebut, Herry Somantri selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Ciamis menjadi pemateri utama.

Baca Juga: Ciamis Kirim Dua Surat ke Kemenpan RB, Perjuangan Tenaga non-ASN dan Peluang PPPK 2024 Diangkat Lagi

Herry Somantri menegaskan bahwa pengguna internet di Indonesia meningkat pesat, namun tingkat pemahaman digital masih rendah. Ia menjelaskan data Unicef yang menunjukkan bahwa hanya satu dari 20 orang yang telah menerima edukasi literasi digital.

Menurut Herry Somantri, kondisi tersebut membuat masyarakat semakin rentan terhadap berbagai ancaman digital.

“Hal inilah yang menjadi tantangan utama dalam upaya menangkal dampak negatif internet, khususnya hoaks dan informasi menyesatkan yang sering cepat beredar di ruang digital,” ujar Herry.

Baca Juga: Konsisten Jaga Harmoni Sosial, Kabupaten Ciamis Terima Penganugerahan Piagam Penghargaan IHaI 2025 dari Kemendagri

Materi yang disampaikan dalam kegiatan peningkatan Literasi Digital Ciamis ini menekankan pengenalan ciri hoaks, bahaya pinjaman online ilegal, serta risiko judi online yang banyak memicu masalah ekonomi.

Salah satu metode yang dipaparkan adalah prinsip STOP, CEK, dan PILIH, yaitu menahan diri sebelum menyebarkan informasi, mengecek kebenaran atau legalitas aplikasi, serta memilih platform yang kredibel untuk menjaga perilaku digital tetap sehat.

Herry Somantri juga mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak pinjaman online ilegal dan praktik judi daring. Ia berharap edukasi seperti bimtek ini mampu membangun kesadaran masyarakat agar tidak tergiur cara instan yang berujung pada masalah finansial.

Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Soroti Kesiapsiagaan Ciamis, Satgas Bencana Diminta Perkuat Penanggulangan

Selain itu, ia meminta masyarakat aktif melaporkan konten mencurigakan melalui kanal resmi seperti aduankonten.id, aduannomor.id, serta program Ciamis Libas Hoaks yang dikelola Diskominfo Ciamis untuk memperkuat keamanan digital daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X