"Jangan sampai anggaran besar tapi pelayanan di lapangan tidak maksimal" tegasnya.
Rico menyebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya seharusnya mulai mendorong efisiensi energi, termasuk penggunaan lampu LED hemat energi dan sistem pengendalian PJU berbasis teknologi untuk menekan beban APBD.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara Resmikan Rehabilitasi MI Nurul Palah Bungursari
Sementara itu, di lapangan masih ditemukan sejumlah titik lampu jalan yang mati atau redup, baik di pusat kota maupun wilayah pinggiran.
Kondisi ini memperkuat dorongan agar Dishub Kota Tasikmalaya membuka data secara terbuka terkait pengelolaan dan pembayaran listrik PJU.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dishub Kota Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait dasar perhitungan anggaran jasa listrik PJU sebesar Rp2,55 miliar per bulan tersebut.***
Artikel Terkait
Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan di Kota Tasikmalaya Jelang Tahun Baru 2026
Harga Telur di Kota Tasikmalaya Tembus Rp32 Ribu, Warga Beralih Beli Telur Pecah Jelang Tahun Baru
Pastikan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Aman dan Khidmat, Wali Kota Tasikmalaya Pantau Fasilitas Umum
Terima Bantuan Traktor Kementan, Gapoktan di Kota Tasikmalaya Optimistis Dongkrak Produksi Pertanian
Wali Kota Tasikmalaya Imbau Warga Waspada Saat Hujan Lebat, Awasi Anak dan Lingkungan
UMK Kota Tasikmalaya 2026 Ditetapkan Rp2.980.336, Berlaku untuk Semua Perusahaan Sejak 1 Januari