TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Koperasi Simpan Pinjam Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (SP UP2K) Poklak Mawar menggelar kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup tahun buku ke XVl tahun 2025 bertempat di Aula Gedung Kelurahan Cikalang Kota Tasikmalaya, Senin (09/02/2026).
Ketua Koprasi Poklak Mawar Wina Widiawati menjelaskan, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga(UP2K) ) Poklak Mawar merupakan unit usaha berbasis kelompok (Poklak) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi anggota, umumnya ibu-ibu PKK.
Dengan bertemakan "Kemandirian Koperasi Membentuk Kekuatan Ekonomi" Kegiatan RAT tutup tahun buku ke XVl tahun 2025 ujar Wina bertujuan untuk memberikan akses permodalan bagi anggota untuk meningkatkan pendapatan.
Wina juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya RAT tersebut. Ia berharap dukungan penuh dari seluruh anggota agar koperasi dapat terus berkembang dan menjalankan program-program yang telah disepakati bersama.
"Alhamdulillah, melalui RAT ini kami berharap Koperasi Poklak Mawar bisa lebih maju. Dukungan anggota sangat krusial agar seluruh program yang telah kita sepakati dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan bersama," ujar Wina.
Di tempat yang sama, Lurah Cikalang, Eri Hendrawan, S.H., menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya terhadap keberadaan Koperasi Poklak Mawar.
Baca Juga: Harlah ke 100 NU di Kota Tasikmalaya Ditutup Meriah, Nilai nilai agama Ditekankan Jelang Abad Kedua
Menurutnya, koperasi ini telah menjadi instrumen penting dalam menopang ekonomi masyarakat di wilayahnya.
"Kami sangat mendukung penuh Koperasi Poklak Mawar yang telah terbukti mampu membantu menyejahterakan warga, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pedagang kecil di Kelurahan Cikalang," ujar Eri.
Eri berharap, penguatan peran koperasi dapat melindungi masyarakat dari jeratan pembiayaan yang merugikan.
"Harapan kami, dengan semakin kuatnya Koperasi Poklak Mawar, warga tidak lagi terjebak pada pinjaman online (pinjol) atau pinjaman keliling (bank emok) yang seringkali memberatkan.
"Koperasi harus menjadi solusi finansial yang sehat bagi warga," Kata Eri.
Baca Juga: Raker di Alam Terbuka, DKKT Kota Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bangun Khazanah Seni Budaya
Artikel Terkait
Ketika Ruang Dialog Tersumbat, Evaluasi Mahasiswa terhadap Wali Kota Tasikmalaya Mengemuka
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Sebut Cibeureum Jadi Contoh Tata Kelola Pembangunan Kecamatan
Musrenbang Kecamatan Cipedes, DPRD Kota Tasikmalaya Tegaskan SIPD Jadi Kunci Realisasi Usulan Warga
PAD Parkir Pasar Cikurubuk Disorot, Transparansi Retribusi Kota Tasikmalaya Dipertanyakan
Tindaklanjuti Laporan Warga Terkait Buruknya Pelayanan, DPRD dan Dinkes Sidak RS Hermina Kota Tasikmalaya
Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Tasikmalaya Disorot DPRD, Penanganan Dinilai Belum Optimal