Warga Desa Sulum Aceh Tamiang berharap krisis air bersih segera ditangani agar kehidupan pascabencana bisa kembali normal.
Di sisi lain, PDAM Tirta Tamiang menyatakan telah membentuk tim percepatan untuk memulihkan jaringan transmisi air yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Namun, mereka juga mengakui bahwa tingkat kekeruhan air sungai sebagai bahan baku masih sangat tinggi, sehingga proses pengolahan menjadi air bersih memerlukan waktu dan penanganan tambahan.***
Artikel Terkait
26 Februari Jadi Penentu Takhta Proliga 2026, Tim Megawati Hangestri atau Gresik Phonska Plus yang Berkuasa?
Duel Penentu Puncak Proliga 2026, Megawati Hangestri dan Wilma Salas Siap Bawa Pertamina Enduro Salip Phonska Plus
Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026, Cek Jam Tayangya
Strategi Cerdas Membangun Brand Digital dengan Online Video Editor dan Buat Logo
HUT ke 23 Kota Banjar, Masagi Tumbuh Istimewa Didorong Inovasi dan Branding Daerah
Pengawasan DPRD Jabar di Ciamis Soroti Kebutuhan Ruang Kesempatan Kerja bagi Masyarakat