TASIKMAlAYA, Mediapriangan.com - Sejak minggu pertama Bulan Ramadan 1447 H, beberapa pedagang kulit yang biasa digunakan untuk bahan pembuatan beduk mulai terlihat memasarkan dagangannya.
Meskipun terlihat masih sepi pembeli, mereka tetap terlihat menjajakan dagangannya tersebut di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Tasikmalaya.
Untuk menarik pembeli, beberapa lembar kulit dengan berbagai ukuran dipajang dengan cara digantung pada tiang seadanya di pinggir jalan.
Selain masih dalam bentuk kulit, mereka pun menjual juga beduk yang sudah jadi. Adapun jenis kulit yang dijual ada yang berbahan kulit sapi dan ada juga berbahan kulit kambing.
Baca Juga: Masjid Agung Kota Tasikmalaya Berdiri Sejak 1886, Ini Jejak Sejarah dan Filosofi Arsitekturnya
Berbagai jenis dan ukuran kulit yang dipajang ditawarkan dengan harga variatif tergantung ukuran dan jenis kulit.
Untuk kulit kambing yang telah diproses dengan ukuran satu meter biasanya ditawarkan dengan harga Rp 200.000 per lembar. Sedangkan untuk kulit sapi ukuran yang sama, dijual dengan harga Rp 350.000 per lembar.
Sedangkan untuk beduk yang sudah jadi, biasanya mereka tawarkan antara Rp 800.000 hingga Rp 1.000.000 per bedug.
Dadan (48), penjual kulit yang mangkal di sekitaran Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tasikmalaya, mengatakan setiap memasuki Bulan Ramadan ia selalu berjualan kulit bedug.
Menurutnya, saat Bulan Ramadan kebutuhan akan kulit bedug dan bedug oleh masyarakat meningkat.
Setiap Bulan Ramadan, kata dia, banyak masyarakat khususnya pengurus masjid yang belanja kulit bedung.
"Biasanya ada yang untuk mengganti kulit bedug yang sudah rusak ada juga yang untuk pembuatan bedug baru," kata Dadan, Senin (02/3/2026).
Dadan mengaku, sejak ia menggelar dagangannya pada hari kedua bulan puasa kemarin, beberapa lembar kulit mulai bisa terjual walau jumlahnya masih relatif sedikit.
Artikel Terkait
Selama Ramadan 1447 H, Rumah Makan di Kota Tasikmalaya Dilarang Buka Sebelum Pukul 16.00 WIB
Setahun Kepemimpinan, Tasik Pintar Jadi Fokus Pemerintah Kota Tasikmalaya Perkuat Pendidikan dan SDM
Tasik Religius Diperkuat, Pemerintah Kota Tasikmalaya Dorong Karakter Islami di Era Viman Alfarizi Ramadhan
Setahun Viman Diky, Wali Kota Tasikmalaya Perluas Tasik Gemas sebagai Gerakan Masyarakat Sehat
Program Prioritas Tasik Pelak di Kota Tasikmalaya Digeber, Viman Alfarizi dan Diky Candra Negara Genjot Ekonomi
Musrenbang Disporabudpar Kota Tasikmalaya Bertema Creative Culture, Diky Candra Turun Jadi Dalang