Ringankan Beban Warga Desa di Bulan Ramadan, Polres Tasikmalaya Gelar Gerakan Pangan Murah di Singaparna

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 4 Maret 2026 | 05:33 WIB
Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama berinteraksi hangat dengan warga saat kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman parkir Masjid Agung Baiturrahman Singaparna, Selasa (3/3/2026).  (Dok. DFK)
Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama berinteraksi hangat dengan warga saat kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman parkir Masjid Agung Baiturrahman Singaparna, Selasa (3/3/2026).  (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Singaparna memadati halaman parkir Masjid Agung Baiturrahman, Selasa (3/3/2026) sore. Mereka datang dengan satu harapan sederhana: mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau untuk kebutuhan keluarga.

Melalui program “Gerakan Pangan Murah”, Polres Tasikmalaya menyulap area parkir masjid menjadi pasar rakyat dadakan. Sejak pukul 15.00 WIB, antrean warga mulai mengular di sejumlah stan yang menyediakan sembilan komoditas utama dengan harga di bawah pasaran.

Kapolres Tasikmalaya, Wahyu Pristha Utama, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya warga desa yang merasakan langsung dampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Kota dan Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah Selama Ramadan 1447 H

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat, terutama di wilayah perdesaan, bisa memperoleh bahan pokok berkualitas tanpa harus terbebani harga tinggi. Ini bagian dari komitmen kami menjaga stabilitas harga dan membantu menekan inflasi daerah,” ujarnya di sela kegiatan.

Adapun komoditas yang dijual antara lain Beras SPHP Rp11.500/kg, minyak goreng Rp15.000/liter, daging sapi Rp140.000/kg, daging ayam Rp54.000/2 kg, telur ayam Rp28.000/kg, cabai Rp50.000/kg, bawang merah dan putih Rp36.000–Rp40.000/kg, gula pasir Rp17.500/kg, serta tepung terigu Rp10.000/kg.

Program ini juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, agar jajaran kepolisian aktif memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Puluhan Kasus Kriminal dan Amankan Sejumlah Barang Bukti

Bagi warga desa sekitar Singaparna, kegiatan ini menjadi angin segar. Selain lokasi yang mudah dijangkau dari kampung-kampung sekitar, selisih harga yang cukup signifikan sangat membantu penghematan belanja rumah tangga, terlebih menjelang waktu berbuka puasa.

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Harganya lebih murah dari pasar. Saya beli beras, telur, sama minyak buat persiapan sahur dan buka,” ujar Wiwin (30), warga setempat.

Ia berharap gerakan serupa tidak hanya digelar saat Ramadan, tetapi dapat berkelanjutan menyasar desa-desa lain di Kabupaten Tasikmalaya. Bagi warga, kehadiran pasar murah bukan sekadar soal harga, melainkan juga rasa aman dan kepedulian negara terhadap kebutuhan masyarakat kecil.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X