Penanganan Sampah di Kota Tasikmalaya Belum Maksimal, Sampah Lebaran Masih Menumpuk di Jalan Paseh

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Selasa, 7 April 2026 | 17:43 WIB
Penanganan sampah di Kota Tasikmalaya belum maksimal akibat kurangnya armada, Kondisi tumpukan limbah di Jalan Paseh pada Selasa 7 April 2026. (Dok. AMS)
Penanganan sampah di Kota Tasikmalaya belum maksimal akibat kurangnya armada, Kondisi tumpukan limbah di Jalan Paseh pada Selasa 7 April 2026. (Dok. AMS)

Baca Juga: Tak Mampu Bayar THR ASN, Viman Diky Ciptakan Sejarah di Kota Tasikmalaya

Jika pada hari biasa produksi limbah berada di angka 200 ton, maka pada momen hari raya angkanya membengkak drastis, membuat petugas kewalahan di tengah keterbatasan sarana.

"Libur Lebaran itu lonjakan sampah naik signifikan, nambahnya bisa sampai 90 ton. Kalau hari-hari biasa produksi sampah itu di kisaran 200 ton," tambah Feri.

Berdasarkan pengamatan di lokasi pada Selasa sore, sisa-sisa limbah rumah tangga yang mulai terurai masih menumpuk di kawasan Jalan Paseh, Kecamatan Cihideung.

Gunungan sampah yang membentang sekitar 10 meter di sisi jalan tersebut mengeluarkan aroma busuk yang tajam lantaran tidak ada aktivitas pengangkutan oleh petugas selama dua minggu terakhir.

Baca Juga: Ciamis Jadi Inspirasi Nasional, Pusdal LH Kalimantan Pelajari Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Masalah sarana kian diperumit dengan munculnya banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di bahu jalan.

Feri menyayangkan sikap masyarakat yang masih sering membuang sampah sembarangan tanpa memikirkan dampaknya terhadap lingkungan dan estetika kota.

Kondisi tumpukan limbah di Jalan Paseh pada Selasa 7 April 2026.
Kondisi tumpukan limbah di Jalan Paseh pada Selasa 7 April 2026. (Dok. AMS)

Hal inilah yang menjadi salah satu faktor kunci mengapa penanganan sampah di Kota Tasikmalaya belum maksimal.

"Kesadaran masyarakat mang masih kurang, mereka membuang sampah main alung saja. Padahal seharusnya masyarakat harus bisa menekan volume sampah sejak dari rumah. Selain itu hindari juga membuang sampah di pinggir jalan atau di TPS liar," tegas Feri.

Baca Juga: Perawat RS Prasetya Bunda Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Rancabango Tasikmalaya

Seorang warga di Jalan Paseh menyebutkan bahwa lokasi jalan yang sepi sering kali dimanfaatkan oleh pengendara motor untuk melempar bungkusan limbah.

Kurangnya akses ke tempat penampungan resmi membuat warga nekat menciptakan titik pembuangan liar.

"Bukan TPS sih, tapi warga bingung mau buang sampah ke mana. Terus pengendara motor juga banyak yang sengaja buang sampah ke sini," katanya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X